Event, News

Wahana Honda Bagikan 140 Kaki dan Tangan Palsu

Wahana Honda

Masih dalam rangka merayakan hari jadi Wahana Artha Group (Wahana) yang ke-47, kegiatan sosial masih terus dilakukan. Yang terbaru adalah membagikan 140 bantuan kaki dan tangan palsu kepada penyandang disabilitas.

Kegiatan ini dilakukan oleh Yayasan Wahana Artha di Wahana Training Center, Jatake Tangerang, pada Kamis (01/08/2019). Kegiatan sosial kali ini tidak hanya Yayasan Wahana Artha namun juga WOM Finance dan Yayasan Peduli Tuna Daksa.

Pemberian kaki dan tangan palsu ini merupakan satu upaya membantu pada tuna daksa khususnya yang tidak mampu untuk dapat beraktifitas normal kembali. Tidak hanya penyandang disabilitas dewasa, hadir juga tuna daksa anak–anak ikut mendapatkan bantuan.

Baca juga

Wahana Honda

“Jadi kami berupaya tidak hanya sekedar berbisnis, tapi kami juga peduli untuk memberikan bantuan kepada yang membutuhkan lewat yayasan kami,” jelas Robbyanto Budiman, Group CEO Wahana Artha Group.

Fokus di 4 Bidang

Yayasan Wahana Artha adalah lembaga sosial yang didirikan untuk kegiatan sosial yang fokus di empat bidang yaitu, kesehatan lingkungan, pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan.

Keempat bidang ini juga dijalankan dengan beragam program seperti pelatihan mekanik untuk warga di bidang pemberdayaan. Kemudian ada juga Rumah Sehat Wahana untuk bidang kesehatan, dan SMK Binaan di bidang pendidikan, serta perbaikan lingkungan untuk bidang lingkungan.

Baca juga

Wahana Honda

Tidak hanya kali ini, kegiatan sosial telah menjadi bagian wajib yang dijalankan oleh Wahana Honda. Tidak hanya menjadi Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS), beberapa perusahaan juga dimiliki Wahana Artha Group.

Adapun lini usaha tersebut adalah PT. Wahanaartha Ritelindo, PT. Tristar Transindo, dan PT. Wahana Kalyanamitra Mahardhika.

Di lini usaha non otomotif Wahana miliki lini usaha seperti PT. Sahari Multi Investama (SMI) yang membawahi manajeman bisnis perhotelan serta PT. Kyochon Indonesia, sebagai pemegang master franchise ayam goreng khas Korea di Indonesia, hostel Temmu serta lembaga pembaiayan WOM.

Related Posts

Tinggalkan Balasan