Komunitas, Tips

Mau Touring Bareng Komunitas? Siapkan 5 Hal ini

Kawan Parjo suka touring? Pasti. Karena touring merupakan kegiatan komunitas yang tentunya banyak memberikan manfaat, salah satunya adalah mempererat tali persaudaraan antar-anggota.

Meski merupakan aktivitas yang menyenangkan, nyatanya untuk untuk riding seru ini memerlukan persiapan yang matang dan tak bisa dianggap sepele. Karena tentunya banyak hal yang bakal terjadi di jalan.

Misalnya, tercecer antar anggota, nyasar, ada anggota yang kecelakaan, dan yang lebih parah lagi ada anggota yang kena tilang karena tak membawa perlengkapan kendaraan dan surat-surat.

Nah, karenanya touring perlu dipersiapkan dengan matang. Berikut persiapannya:

1. Kendaraan Fit dan Surat Lengkap

Pastikan kondisi kendaraan fit, atau sebisa mungkin sebelum touring sempatkanlah untuk servis guna memastikan kondisi kendaraan kamu sudah layak jalan jauh.

Tak hanya itu, pastikan juga surat-surat lengkap dan masih berlaku, semisal STNK dan SIM, baik SIM A maupun SIM C.

Kendaraan yang fit dan surat yang lengkap tentunya akan emberikan dampak psikologis bagi kamu, sehingga kamu dapat berkendara secara tenang dan lancar.

Baca juga

2. Rencanakan Rute

Ini yang harus disepakati bersama. Tentukan rute dan jalur mana yang akan digunakan rombongan. Jika jumlahnya terlalu banyak, gunakan metode kelompok yang masing-masing memiliki nahkoda / Road Captain (RC).

Pastikan pula rute yang dituju memiliki saluran komunikasi atau jaringan telpon yang baik. Selain itu, pastikan rombongan melalui Rumah Sakit/klinik guna kemudahan pertolongan ketika anggota mengalami insiden.

3. Tertib Lalu Lintas

Karena bergerombol, pastinya touring sedikit banyak bakal mengganggu pengendara lain di jalan, Karenanya, bersikap santunlah di jalan. Jangan arogan sob.

Hormati pengendara lain yang ingin melintasi rombongan dan sebisa mungkin rombongan jangan menghalagi badan jalan sehingga mengganggu arus lalu-lintas.

Patuhi juga marka jalan dan rambu lalu lintas karena pastinya kamu nggak ingin kan ada insiden yang berkaitan dengan kasus pelanggaran lalu lintas.

Baca juga

4. Susun Komunikasi

Komunikasi merupakan bagianpenting saat touring untuk mengetahui apakah ada anggota yang tercecer, nyasar, atau mengalami kerusakan mesin.

Jika ada anggota yang memiliki kendala, segeralah berkomunikasi dan menunggu hingga masalah selesai. Jangan sesekali meninggalkan anggota dengan alasan apapun, kecuali dengan keputusan yang telah disepakati.

Pastikan juga komunikasi dengan kendaraan lain berjalan dengan baik, seperti menyalakan sein ketika berbelok, menyalakan lampu dim ketika ada kendaraan dari arah berlawanan.

Jangan arogan dengan membunyikan sirine maupun lampu rotator, karena sejatinya selain ambulans, pihak kepolisian, pemadam, dan dishub, masyarakat umum dilarang menggunakan sirine dan lampu rotator.

5. Atur Barang Bawaan Sesuai Kebutuhan

Terakhir dan yang nggak kalah penting adalah membawa barang bawaan sesuai kebutuhan. Jangan kurang tapi juga jangan berlebih.

Pastikan barang bawaan kamu tak menyulitkan saat kamu berkendara, atau membuat pengendara lain terganggu.

Jangan lupa, bawa obat-obatan pribadi untuk mencegah penyakit kambuhan kamu menyulitkan orang lain.

Perkakas kendaraan juga tak boleh terlupa, semisal kunci pas, obeng, busi cadangan, dst. Buat jaga-jaga aja sob..

Nah, gimana? udah siap?

Related Posts

Tinggalkan Balasan