Mobil, Tips

Kenapa Oli Mobil LCGC Harus Encer?

Mobil segmen Low Cost Green Car (LCGC) macam Toyota Agya, Daihatsu Ayla dan Honda Brio Satya umumnya diwajibkan menggunakan oli mesin dengan tingkat viskositas sangat rendah alias encer. Misalnya 0W-20 atau 5W-30. Kenapa?

Menurut Frank Giraud selaku Managing Director PT Total Oil Indonesia, mobil LCGC membutuhkan pelumas yang encer lantaran mesinnya sudah dirancang sedemikian canggih sehingga lebih presisi.

Mesin yang lebih presisi artinya memiliki clearance gap atau celah antar komponen yang semakin rapat. Seperti kita tahu bahwa mesin pada mobil LCGC memang dibuat kompak dan ringkas.

Maka itu, mobil LCGC butuh oli full sintetik atau semi-sintetik yang encer agar tiap celah sempit pada komponen mesinnya bisa terjangkau sempurna.

Baca juga

Mesin Ringan dan Irit Bahan Bakar

Oli yang mampu menjangkau sempurna bukan hanya berfungsi melumasi semata. Tapi juga membuat kinerja mesin tahan lama dan lebih irit bahan bakar.

“Salah satu syarat menyandang mobil LCGC adalah dalam 1 liter bensin bisa menempuh jarak yang sudah ditentukan pemerintah,” jelas Didi Ahadi, Technical Service Toyota Astra Motor (TAM).

“Untuk itu mesin mobil LCGC dibuat sedemikian rupa mencapai standar tersebut, salah satunya penggunaan oli dengan viskositas rendah,” tambahnya.

Bagaimana oli encer bisa mengirit bahan bakar ya sob?

Edi Guntoro, Service Advisor Tunas Daihatsu di bilangan Pondok Bambu menjelaskan. Kata dia, oli yang encer akan membuat mesin mobil bekerja lebih ringan sehingga pengolahan bahan bakar juga jadi lebih efisien.

Sebaliknya, jika oli yang digunakan lebih kental, maka akan timbul banyak masalah.

Baca juga

“Penggunaan viskositas yang lebih kental sebagai contoh standar viskositas oli bawaan mobil LCGC 0W-20 pakai 10W-40 atau bahkan 15W-40 akan menyebabkan mesin menjadi berat,” terang Edi.

Kinerja mesin jadi lebih berat karena oli kental membebani gerakan mesin. Akibatnya kinerja pompa oli pun menjadi lebih berat mensirkulasikan oli mesin sehingga boros bahan bakar.

Kendati demikian, Didi menyarankan jangan cuma memperhatikan viskositasnya saja.

“Kalau pakai oli lebih encer namun dengan grade oli yang kurang bagus pun akan membuat mesin bermasalah. Grade oli seperti standar API (American Petroleum Institute) dan bahan dasar oli tersebut, sudah fully synthetic atau mineral,” tandasnya.

Itu sebabnya, agar mesin lebih awet, gunakan selalu oli dengan spesifikasi viskositas sesuai anjuran atau bawaan pabrikan.

Related Posts

Tinggalkan Balasan