News, Tips

Bisakah Cek Uang Palsu Pakai Bensin?

Bulan Mei silam sempat viral video yang memperlihatkan petugas SPBU sedang mengecek keaslian tiga lembar uang kertas pecahan Rp50 ribu dengan menyiramkan bensin ke atasnya.

Video ini menyebar luas ketika seorang pengemudi bernama Ahmad Hudlori mengunggah kisahnya di grup Facebook Info Kriminal & Lalu Lintas (Nusantara).

Dari video itu tampak petugas SPBU memperlihatkan logo hologram salah satu lembar uang menjadi luntur usai disiram bensin. Bahkan uang tersebut sampai terkelupas menjadi dua bagian. Padahal, Ahmad Hudlori mengaku baru saja mengambilnya di ATM.

Baca juga

Pendapat Pakar

Menanggapi hal itu, sejumlah pakar dari instansi terkait angkat bicara.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas), Juan Tarigan, mengatakan metode pengecekan uang palsu dengan menyiram bensin di SPBU tidak lazim dan tidak masuk di akal.

Walau di sisi lain dirinya membenarkan bahwa  ada saja oknum yang bertransaksi menggunakan duit palsu di SPBU, “Logikanya seharusnya tidak aman,” sebut Juan. Ia berpendapat bahwa metode pengecekan tersebut justru berbahaya karena bisa memicu kebakaran di pom bensin.

Hal serupa  juga ditegaskan VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fajriyah Usman.

Kata dia, mengecek uang palsu dengan menyiram bensin tidak sesuai dengan kaidah Health Safety Security Environment atau HSSE perseroan. “Tindakan tersebut akan menjadi evaluasi Pertamina,”ujarnya.

Terlebih lagi, “Bank Indonesia tidak pernah memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mengenali keaslian uang menggunakan bensin,” kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Onny Widjanarko.

Untuk diketahui Kawan Parjo, BI  memang memiliki pengertian lebih terperinci soal uang palsu yang tertera dalam buku digital mengenai Pencegahan dan Penanggulangan Uang Palsu, sesuai Pasal 1 UU No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

Baca juga

Kiat Mengecek Uang Palsu

Menurut Onny, BI  selama ini mengedukasi masyarakat untuk mengecek keaslian uang dengan mudah dan efektif hanya lewat metode 3D. Yaitu dilihat, diraba, dan diterawang sebagaimana telah dianjurkan.

Cara lainnya, pengecekan uang palsu juga dapat dibantu dengan alat sederhana seperti sinar ultraviolet dan kaca pembesar.

Pengecekan menggunakan kaca pembesar bertujuan melihat tulisan mikroteks, sedangkan mengecek lewat sinar ultraviolet akan membuat  nomor seri pada uang kertas berubah warna. Misalnya dari hitam menjadi hijau dan dari merah menjadi oranye.

Related Posts

Tinggalkan Balasan