Mobil, News

Meski Mahal, Mobil Listrik Blue Bird Hemat 35 persen

Perusahaan jasa layanan taksi Bluebird membenarkan harga mobil listrik enam kali lipat lebih mahal dari mobil konvensional. Meski begitu, biaya operasional juga bisa dihemat sampai Rp24,7 juta per mobil tiap tahun.

“Kita di Blue Bird mengoperasikan kendaraan listrik itu sebenarnya lebih efektif. Sebab kalau dilihat perbandingannya hampir 35 persen,” ujar Direktur Pemasaran Blue Bird Group Amelia Nasution dikutip Kompas.com.

“Tetapi harganya mahal banget,” tambahnya.

Amelia menuturkan, sejak April lalu Blue Bird sudah menggerakkan 30 armada taksi listrik bernama e-Taxi. Sebanyak 25 armada menggunakan seri BYD e6 A/T dan lima lainnya untuk Silver Bird menggunakan mobil listrik buatan Tesla Model X 75D A/T.

Harga per unit Mobil listrik BYD seri tersebut senilai Rp775 juta, sedangkan Tesla model X dibanderol Rp112 juta hingga Rp1,6 miliar.

Baca juga

Secara operasional, mobil listrik memerlukan energi 26 kWh dengan biaya Rp1.650/kWh untuk perjalanan 100 km. Sementara mobil konvensional butuh sekitar 10 liter bensin dengan biaya per liter Rp6.550 dalam jarak yang sama.

Bila diestimasi, mobil bensin mengeluarkan biaya sampai Rp65.500, dan mobil listrik cuma butuh Rp42.900. Artinya, pengeluaran setahun untuk satu mobil listrik sebesar Rp46.975.500, dan bisa mencapai Rp71.722.500 untuk mobil konvensional.

Selisih biaya hampir 25 juta itulah yang dinilai signifikan dalam menghemat biaya pengeluaran. Apalagi angka itu hanya untuk pengeluaran energi atau bahan bakar, di luar biaya perawatan.

sumber: otosia.com

Kelebihan dan Kekurangan Mobil Listrik

Selain hemat biaya, nilai tambah dari mobil listrik adalah nihilnya emisi yang dibakar. “Penggunaan mobil listrik tujuannya adalah jangka panjang. Terutama sebagai langkah untuk mengurangi emisi gas buang atau polusi udara,” jelas Amelia.

Tahun depan, Bluebird memang menargetkan 200 mobil listrik siap jalan. Perkiraan konsumsi BBM yang bisa dihemat mencapai sekitar 1.898.182 liter atau setara dengan emisi hingga 435,095 kg CO2.

Untuk jangka panjang sampai tahun 2025, Bluebird juga berencana menambahkan 2.000 unit mobil listrik dengan reduksi emisi mencapai 21,7 juta CO2.

Soal mahalnya mobil listrik, Amelia berpendapat harga yang kurang kompetitif itu butuh investasi besar di awal dan pasti sulit menyentuh konsumen jika ingin mendorong peralihan ke mobil listrik.

Related Posts

Tinggalkan Balasan