Mobil

Kenali Fungsi Utama EPB Buat Keselamatan

Electronic Parking Brake (EPB) atau rem parkir elektrik yang juga akrab disebut rem tangan otomatis, punya fungsi utama memastikan keselamatan penumpang secara praktis. Sayangnya, masih banyak yang gak tahu seperti apa detailnya.

Menurut Sugiartono, Technical Training & Service Manager DFSK Motors, EPB bekerja secara otomatis untuk mengaktifkan rem tangan tanpa perlu disentuh oleh pengguna mobil.

“EPB itu akan benar-benar mengunci atau aktif saat mesin dimatikan. Jadi, orang tidak akan lupa lagi untuk mengaktifkannya sebelum meninggalkan mobil,” ujar Sugiartono.

Baca juga

EPB vs Rem Parkir Manual

Soal perbandingan, Sugiartono berpendapat EPB justru lebih banyak keuntungannya ketimbang rem parkir manual.

“Keuntungannya lebih ke arah safety. Kalau rem parkir yang manual, yang masih pakai tuas, itu kan sangat mekanikal sekali. Kejadian-kejadian yang rusak di bagian mekanikal akan membuat rem tersebut tidak dapat bekerja,” katanya.

Lalu, dari sisi kontrol, penggunaan rem tangan manual masih seratus persen mengandalkan kesadaran pengemudi.

“Maka itu, EPB sangat dibutuhkan. Sebab pengemudi itu bisa lupa atau tidak tahu kondisi dan segala macam. Kalau pakai EPB ini, kan ada kontrolnya, ada modulnya, dia bisa mengkalkulasi segala kondisi,” papar Sugiartono.

Dengan kata lain, Kawan Parjo gak perlu khawatir lagi lupa menarik rem tangan atau mengaktifkannya saat meninggalkan mobil sebagaimana banyaknya kasus mobil terjun dari gedung parkir.

ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Untung Rugi Pakai EPB

Selain mencegah kelupaan, sambung Sugiartono, beberapa kondisi yang bisa mengaktifkan automatic lock dari EPB di antaranya ketika mesin hidup, mobil berjalan di bawah 10 kpj atau berhenti, dan pintu pengemudi terbuka.

Sementara untuk kekurangannya, kemungkinan malfungsi pasti tetap ada karena EPB terdiri dari sistem elektronik atau kelistrikan. Makanya fitur ini butuh penanganan berkala. Suku cadang yang dipakai juga lebih banyak seperti kabel, modul, sensor, dan lainnya.

“Selain itu, juga tergantung dari aki. Jika akinya soak atau drop, EPB juga tidak bisa berfungsi. Supply power harus stabil, kondisi kabel-kabel juga harus prima,” kata Sugiartono.

Namun, EPB juga menguntungkan dari sisi perawatan karena gak butuh penanganan maksimal.

Saat ini pabrikan otomotif sudah mulai menyematkan fitur EPB di mobil-mobil modern. Sebelumnya, dimulai sekitar 10 tahun lalu, fitur ini cuma bisa ditemui di mobil-mobil berkelas premium, terutama pada mobil-mobil Eropa.

Related Posts

Tinggalkan Balasan