Mobil, News

Ini Revisi Perluasan Ganjil Genap

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta merevisi isi draft  Peraturan Gubernur (Pergub) soal pemberlakuan perluasan ganjil genap untuk mobil pribadi. Salah satunya perubahan koridor di Jalan Salemba Raya.

Jika sebelumnya seluruh segmen di area tersebut terkena dampak perluasan. Kini terdapat perubahan pada sisi timur, mulai dari Jalan Diponegoro sampai Simpang Matraman.

“Sebenarnya tidak berubah, tetap 25 ruas jalan. Tapi untuk kepentingan publik, maka pada ruas Salemba Raya sisi timur itu kita bebaskan dari zona ganjil genap,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo, kepada Kompas.com, Minggu (1/9/2019).

Syafrin menjelaskan, soal kepentingan publik yang dimaksud adalah untuk mengakomodasi masyarakat khususnya pengguna mobil pribadi yang akan keluar dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo atau RSCM.

RSCM berlokasi di Jalan Diponegoro yang satu arah menuju ke Salemba. Jika seluruh segmen di area tersebut diberlakukan ganjil genap, maka pengguna mobil pribadi yang baru keluar otomatis bakal langsung diarahkan ke Jalan Salemba Raya.

Sebab itu, menurut Syafrin, aktifitas masyarakat khususnya yang sedang melakukan keperluan medis bisa terganggu.

“Jadi kalau keluar dari RSCM itu pada jam penerapan ganjil genap otomatis tidak bisa kemana-mana, langsung mereka terjebak ganjil genap. Karena itu kita akomodasi dengan meniadakan ganjil genap dari Simpang Diponogoro tersebut,” ungkapnya.

Baca juga

Tak Ada Revisi Lainnya

Lebih lanjut, Syafrin menuturkan tidak ada perubahan untuk area selain Salemba Timur. “Semua masih tetap seperti semula hanya revisi pada bagian itu saja,” tegasnya.

Untuk sisi barat atau sebaliknya masih sesuai dengan yang ditetapkan. Kendaraan yang akan menuju ke Kramat Raya atau area Senen dari arah Matraman tetap terkena perluasan ganjil genap.

“Jadi mereka keluar dari RSCM, masih bisa ke Salemba Raya lalu berbelok arah kanan depan RS Carolus itu dan menju ke Simpang Matraman, karena area itu memang tidak masuk dalam ganjil genap kan,” tandas Syafrin.

Sedikit informasi, hingga saat ini draft Pergub mengenai pemberlakukan perluasan ganjil genap untuk mobil pribadi masih dalam proses penyusunan. Dishub DKI Jakarta berharap Pergub tersebut bisa siap sebelum implementasi penuh yang rencananya mulai berlaku 9 September 2019 mendatang. (man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan