Mobil, News

Perluasan Ganjil Genap Berlaku 9 September, Simak Aturannya

Perluasan Aturan Ganjil Genap di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, telah resmi menandatangani peraturan gubernur (pergub) baru soal perluasan ganjil-genap. Pergub yang kini dalam proses pengundangan itu mulai diberlakukan Senin, 9 September 2019.

Pergub baru merupakan perubahan dari Pergub No 155 Tahun 2018 tentang sistem ganjil-genap yang  cuma mencakup 9 titik. Kini, pergub anyar tentang perluasan ganjil-genap meliputi tambahan 16 ruas jalan yang nantinya  diterapkan di total 25 titik.

Baca juga

Tilang Denda Maksimal

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, dalam konferensi pers, Jumat (6/9/2019), mengatakan, begitu aturan perluasan ganjil-genap itu diberlakukan, maka pengendara nakal yang melanggar lalu lintas bakal ditindak berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Syafrin menegaskan bahwa aturan ini tidak menolerir kondisi apapun. Para pelanggar bakal ditindak di tempat dengan denda maksimal sebagai harga mati.

Contohnya, dalam undang-undang disebutkan bahwa pengemudi yang melanggar rambu lalu lintas akan didenda maksimal Rp500.000.

Sebagai implementasi, maka pengemudi yang melanggar ganjil-genap lantaran mengabaikan larangan masuk, otomatis akan ditilang dengan denda administrasi maksimal tadi.

Perluasan ganjil-genap

Dok.Dishub

Menyeberang Tol Tetap Ditilang

Bahkan aturan tilang ini tetap berlaku bagi mobil pribadi yang hanya menyeberang untuk masuk atau keluar tol saat ganjil-genap.

Sebagai misal, di wilayah Jakarta Timur penerapan ganjil-genap yang berdekatan dengan gerbang tol yakni di Jalan DI Panjaitan dan Ahmad Yani.

Lalu jika si pengendara mobil bermaksud menuju ke Otista dari arah Kalimalang, maka dia harus bersiap ditilang karena tetap melewati Jalan DI Panjaitan.

Mengutip data Dinas Perhubungan DKI Jakarta, ada setidaknya 28 gerbang tol yang terdampak penerapan ganjil genap.

Beberapa di antaranya Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 2, Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan, dan Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda.

Lalu Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 2, Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet 1, dan Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih.

Baca juga

Titik Perluasan Ganjil Genap

Sementara untuk penambahan 16 titik ganjil-genap yaitu di Jalan Pintu Besar Selatan, Gajah Mada, Hayam Wuruk, Majapahit, Sisingamangaraja, Panglima Polim , dan RS Fatmawati (mulai simpang Jl.Ketimun 1 sampai dengan simpang Jl.TB Simatupang).

Kemudian Jl.Suryopranoto, Kramat Raya, Jl.Balikpapan, Jl.Kyai Caringin, Tomang Raya, Pramuka, Salemba Raya sisi barat dan sisi timur sampai dengan simpang Jl.Diponegoro, Jl.Stasiun Senen dan Gunung Sahari.

Perluasan ganjil-genap berlaku Senin-Jumat sejak pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-21.00 WIB, kecuali Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. (oya/man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan