Motor, Tips

Tips Menyimpan Helm yang Jarang Dipakai

Kawan Parjo mungkin ada yang belum tahu, helm yang jarang dipakai juga bisa gampang rusak. Bahkan lebih cepat ketimbang dipakai tiap hari.

Kata Mugiyono, Engineering R&D KYT, dirinya pernah menemukan banyak helm yang rusak bahkan hancur di bagian dalamnya, padahal tak pernah dipakai dan cuma dipajang di etalase toko.

Menurut dia, bagian helm yang paling rentan adalah karetnya. Sementara perkara yang paling sering menyebabkan karet gampang rusak adalah tumbuhnya jamur di bagian dalam helm.

Jamur Ini juga membuat bau helm menjadi tidak keruan. Nah, penyebab tumbuhnya jamur itu sebenarnya karena salah penyimpanan, sob.

Baca juga

Selalu Pakai Penutup

Cara paling mudah supaya helm yang jarang dipakai gak gampang rusak, adalah dengan selalu menyimpan helm menggunakan sarungnya.

Sarung helm ini biasanya kita dapat sewaktu membeli. Fungsi utamanya adalah melindungi helm dari paparan debu dan kontaminasi kuman.

Seandainya sarung bawaan hilang atau gak ada, sobat bisa memanfaatkan jenis kain lainnya. Yang penting seluruh bagian helm bisa dipastikan tertutup.

Jangan Langsung Disimpan

Meski dipakainya cuma sesekali, baiknya helm gak langsung disimpan dalam sarung setelah dipakai. Alasannya karena suhu helm yang baru saja dipakai biasanya masih panas. Jika dalam kondisi panas itu helm segera disimpan tertutup, maka gak bakal ada sirkulasi udara.

Nah, sirkulasi udara kurang ditambah suhu yang panas bakal mengundang kelembapan. Kondisi lembap inilah yang nantinya menyebabkan jamur cepat tumbuh.

Jemur atau Anginkan Lebih Dulu

Karena gampang lembap tadi, helm habis pakai mestinya diangin-anginkan dulu. Dijemur juga boleh asalkan bukan di bawah terik matahari langsung.

Jangan lupa, saat menganginkan buka kaca helmnya dan balik helm sehingga posisi lubang tempat masuk kepala ada di bagian atas. Supaya gak bergerak-gerak, cukup kasih dudukan di pantat helm. Setelah itu barulah simpan helm menggunakan sarung penutup.

Baca juga

Jangan Menyimpan Sembarangan

Seringkali, ketika helm yang jarang dipakai digunakan bepergian sesekali, si pemilik justru menyimpannya di atas kaca spion atau bagasi motor ketika parkir.

Padahal selama diparkir itu helm bisa terpapar terik matahari atau terkontaminasi asap motor lain, dan bahkan kehujanan. Ini semua juga mempercepat kerusakan.

Sebab itu, helm sebaiknya disimpan saja di tempat penitipan agar awet dan aman. (oya/man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan