Motor, Tips

Ini Waktu yang Tepat Ganti Oli Motor

Waktu tepat ganti oli motor

Dalam buku manual atau panduan kendaraan, rata-rata pabrikan biasanya menyarankan penggantian oli motor setiap 4 bulan sekali atau setelah mencapai 4.000 km, tergantung mana yang duluan.

Namun, apabila mengikuti anjuran rerata mekanik bengkel resmi maupun tidak, kebanyakan bakal menganjurkan ganti oli motor setiap 2 bulan sekali atau setelah menempuh jarak 2.000-3.000 km.

Padahal, gak mesti selalu begitu. Patokan ganti oli motor sebetulnya bukan semata berkiblat pada jangka waktu maupun jarak tempuh.

Baca juga

Tergantung Kondisi Motor

Kata Wahyu, kepala mekanik Bengkel Surya kencana motor di daerah Tangerang Selatan, waktu yang tepat ganti oli baiknya disesuaikan dengan kondisi motor.

Wahyu menjelaskan, oli motor memang lebih baik diganti yang baru jika tarikannya sudah mulai terasa berat. Tarikan yang berat itu merupakan efek oli sudah terpengaruh kekentalannya karena motor gampang panas.

Mesin bisa panas karena motor kebanyakan diforsir. Misalnya karena sering dipakai menghadapi jalanan macet atau keseringan digeber pada kecepatan tinggi.

Perhatikan Engine Hour

Pernyataan Wahyu juga dibenarkan Patrick Adhiatmadja, Presiden Direktur PT Federal Karyatama, produsen pelumas kendaraan merek Federal.

Menurut Patrick, ganti oli yang berkiblat pada jarak tempuh hanyalah pendekatan paling kasar.

Sebagai gantinya, ganti oli motor itu semestinya berkiblat pada engine hour  alias waktu kerja mesin.

Patrick menerangkan, saat macet oli mesin sebetulnya tetap bekerja meski kilometernya gak bergerak. Kenyataan inilah yang gak tercantum dalam buku manual.

Dengan memperhatikan engine hour, interval penggantian oli bakal kelihatan. Bisa lebih cepat sampai dua minggu sekali, atau sebaliknya, melebihi jarak tempuh 4.000 km.

Baca juga

Pantau Oil Stick

Patrick bilang, kadang ada pengendara yang bisa tahu bahwa oli motornya perlu diganti hanya dengan memanfaatkan feeling berkendara.

Namun, untuk memastikan kebenarannya, bisa dicek juga lewat oil stick. Singkatnya, jika oli dipegang maka akan terasa adanya gramasi atau kotoran pelumas. Ini menandakan oli mesti segera diganti.

Motor Jarang Dipakai

Beda halnya dengan motor yang rutin dipakai, motor yang jarang ataupun yang gak pernah digunakan alias lama disimpan, sebaiknya diganti oli per 6-12 bulan atau sesuai dengan waktu simpan oli tersebut.

Ini lantaran oli yang sudah telanjur masuk ke dalam mesin pasti akan tercampur dengan komponen mesin, yang berikutnya boleh jadi menimbulkan kerak, butiran gramasi dan sebagainya.

Catatan tambahannya, motor yang jarang dipakai juga harus rutin dipanaskan tiap hari agar mesinnya tetap sehat. (oya/man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan