Komunitas, Mobil, Tips

Tips Persiapan Touring Pakai Mobil Lawas

touring mobil lawas

Bagi pemilik mobil lawas, bisa berkendara jauh pakai kendaraan kesayangan tentu menjadi pencapaian tersendiri. Apalagi dengan hadirnya sejumlah tol antar pulau.

Namun, usia mobil yang gak lagi muda terutama 20-30 tahun ke atas pasti butuh perhatian khusus. Terutama jika ada suku cadang yang perlu segera diganti.

Nah, untuk mengantisipasi hal yang gak diinginkan, ini tips yang perlu dipersiapkan sebelum touring.

Baca juga

Teliti Komponen Mesin

Didit Soedarto, Ketua Harian 1 Volkswagen Indonesia Association (VIA), dan Roy Suryo, Penasihat Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia, menganjurkan agar pemilik mobil lebih teliti mengecek tiap komponen.

Mereka sepakat bahwa pengecekan utama adalah pada bagian mesin. Lalu cek juga olinya.

Alasannya, untuk mobil klasik biasanya pendinginan mesin cuma mengandalkan oli, karena gak ada radiator dan cuma ada air cooled.

Sebab itu, ujar Didit, gas jangan kelamaan ditekan biar mesin gak digeber terus-menerus.

Saran dia kecepatan mobil sebaiknya naik turun. Misalnya kadang jalan 100 km per jam, kadang lagi 80 km/jam.

Kalo konsisten seperti ini, untuk kecepatan maksimalnya masih bisa sampai 110 km/jam. Jika sebaliknya, mesin pasti bakalan jebol.

Periksa Kelistrikan dan Fitur Elektronik

Selain mesin, Didit bilang banyak kasus kebakaran berawal dari abai mengecek kelistrikan. Sumber masalah biasanya dari kabel-kabel di dalam ruang mesin, bisa juga karena panas akhirnya jadi meleleh.

Karena itulah, semua fitur elektronik macam lampu utama, lampu sein, klakson, dan wiper sebaiknya dipastikan dulu bekerja normal atau tidak. 

Cek Kinerja Rem

Berikutnya, sambung Roy, jangan abai kalo ada yang gak nyaman saat menginjak pedal rem. Alih-alih sekadar mengandalkan feeling, cek juga seluruh komponen rem termasuk oli rem biar lebih akurat.

Periksa Bagian Penting Lain

Periksa komponen lain seperti tali kipas dan pompa air, pun sistem pengapian terutama kondisi busi. Busi bisa rentan bermasalah jika lama gak diganti dan dibersihkan.

Jika diperkirakan bakal ada masalah di tengah perjalanan,  maka segera ganti komponen tersebut.

Perhatikan Waktu Istirahat

Mengingat yang dipakai adalah mobil lawas, maka waktu istirahat pasti jadi perkara serius.

Kata Didit, supaya kondisi mobil tetap prima baiknya diistirahatkan tiap empat jam sekali.

Baca juga

Touring Baik Buat Kesehatan Mobil

Terakhir, Didit dan Roy lagi-lagi sepakat bahwa touring sebetulnya baik buat kesehatan mobil lawas.

Dengan touring, otomatis masalah yang ada di mobil bakal terdeteksi. Ini karena sang pemilik jadi rajin memeriksa kendaraan dan tentu tahu apa-apa saja kelemahan mobilnya.

Terlebih lagi, kalo kita touring bersama komunitas. Menurut Roy touring komunitas itu jauh lebih aman buat mobil angkatan tua karena kalo ada masalah di jalan bisa saling bantu. (oya/man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan