Komunitas, News

Kendaraan Baru dari Astra untuk Pergerakan yang Nyaris Tak Terdengar

Bicara soal kendaraan, tentunya banyak orang berfikir bahwa itu adalah mobil atau motor, atau angkutan lainnya. Tapi nyatanya tak melulu begitu.

Sebuah paket kendaraan berupa mobil operasional, bangunan pendidikan, serta perlengkapan belajar, dipersembahkan oleh Asuransi Astra untuk sebuah pergerakan mulia nun jauh di tanah Sumba.

Secara esensial, itulah kendaraan untuk pendidikan bagi anak-anak yang jauh dari ingar bingar perkotaan. Kendaraan untuk mencapai pendidikan yang lebih baik.

Di Desa Watu Kawula, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebuah pergerakan yang jauh dari kata populer, memiiki tujuan untuk menampung para anak-anak yang tak mendapatkan pendidikan, terlebih mereka penyandang disabilitas atau yang berkebutuhan khusus.

Namanya Yayasan Hati Nurani, yang kini menampung anak yatim piatu dalam wadah panti asuhan dan mendidik anak-anak usia dini dalam wadah PAUD.

Sebuah harapan bagi anak-anak usia dini dengan berbagai kondisi fisik, mental, serta berbagai latar belakang. Mereka sangat diterima dan mendapatkan pendidikan selayaknya.

Baca juga

Penantian 5 Tahun

Adalah Agnes Lali Milla, penggagas yayasan yang tak sampai hati melihat kondisi ekonomi kurang baik di lingkungan sekitarnya, salah satunya dampaknya adalah kurangnya pendidikan untuk anak-anak usia dini.

Tak habis akal, Agnes dan segenap anggota keluarganya mendirikan panti agar anak-anak itu tetap bisa makan cukup tiap hari dan bisa belajar. Mulai dari berkebun, berternak, dan membuat kerajinan tangan.

Pendek kata, tak ada yang tak mereka dilakoni.

Setiap pagi buta, Agnes sudah menyalakan mobil pick-up tuanya untuk anak-anak Desa Watu Kawula untuk belajar di PAUD.

Tahun berganti, murid semakin bertambah. Meski ia mengaku tak lagi dapat menampung anak-anak, namun ia tetap ingin melayani.

Hal lain yang menjadi kendalanya adalah mobil tuanya yang kian usang dan tak layak lagi dipergunakan. Hingga berbagai upaya pun dilakukan.

Ia selalu berdoa untuk mohon adanya perubahan di tahun 2019 agar dedikasi untuk melayani bisa terus dilanjutkan.

Baca juga

Jawaban Pun Datang

Pada 2019, Asuransi Astra menangkap kisah perjuangan Agnes bersama Yayasan Hati Nurani, dan tergerak untuk membantunya.

Melalui melalui kampanye sosial #PijarIlmu, PAUD Hati Nurani mendapat renovasi bagunan untuk menjadikan sekolah yang lebih layak bagi anak-anak Desa Watu Kawula.

Dua ruang sekolah disiapkan lengkap dengan toilet baru yang seluruhnya disesuaikan agar dapat diakses anak berkebutuhan khusus dengan nyaman.

Lain itu, para murid juga mendapat seragam dan sepatu baru, serta kursi roda bagi murid dengan kebutuhan khusus.

Ada juga bantuan berupa satu unit kendaraan operasional untuk yayasan, agar mimpi-mimpi untuk memberikan pelayanan yang lebih luas dapat diwujudkan.

Kepedulian atas pembangunan kembali PAUD Hati Nurani merupakan bagian dari komitmen Asuransi Astra untuk pendidikan Indonesia, juga sebagai ungkapan syukur atas ulang tahun perusahaan ke-63 yang jatuh setiap tanggal 12 September.

Rudy Chen, CEO Asuransi Astra, mengatakan bahwa membantu untuk mewujudkan mimpi adalah kunci pelaksanaan tanggung jawab sosial apabila perusahaan ingin kegiatannya benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran.

Melalui kampanye sosial #PijarIlmu tahun ini, lanjutnya, Asuransi Astra semakin menyadari bahwa ada banyak sekali masyarakat dengan niat tulus untuk memajukan pendidikan di Indonesia.

“Semangat berbagi itu menular dalam diri kami, dan menjadi motivasi bagi kami untuk bisa memberi lebih banyak lagi. Kami percaya, setiap kebaikan yang ditabur akan berbuah kebaikan yang dapat dituai kelak di kemudian hari,” pungkasnya. (man)

 

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan