Mobil, Motor, News

Viral Isi BBM Pakai Jeriken Ditolak SPBU, Ini Aturannya

mengisi BBM paki jeriken

Baru-baru ini muncul video viral seorang pengendara motor marah-marah lantaran ditolak  saat akan mengisi bahan bakar minyak ( BBM). Petugas menolak melayani karena tangki BBM motor tersebut dimodifikasi pakai jeriken plastik.

Sebelum protes, begini aturan pakai jeriken untuk mengisi BBM.

Baca juga

Syarat Pakai Jeriken

Yudy Nugraha, Area Manager Communication and Relation JBB Marketing Operation Region (MOR) III Pertamina mengatakan, sebetulnya gak ada larangan isi BBM pakai jeriken.

Syaratnya, jeriken harus terbuat dari bahan khusus, bukan untuk pengisian bensin premium, dan tidak langsung dimasukkan ke tanki kendaraan.

Semua syarat penggunaan jeriken itu sudah diatur dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) seluruh SPBU di Indonesia. Pun berlandaskan Peraturan Presiden No 15 tahun 2012 dan Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 Tahun 2012.

Yudy menjelaskan, jeriken khusus yang dimaksud adalah yang berbahan alumunium atau sebagainya yang tidak mudah mengantarkan listrik.

Jeriken khusus ini juga cuma boleh dipakai untuk mengisi bahan bakar khusus (BBK) seperti Pertalite, Pertamax , dan Pertamax Turbo.

Jeriken khusus untuk isi bensin

Jeriken khusus untuk isi bensin/Kompas.com

 

Tidak Boleh Mengisi Premium

Premium tidak boleh diisi ke dalam jeriken jenis apa pun karena memiliki kadar oktan rendah yang memang mudah terbakar. Sama halnya dengan solar.

Adapun satu-satunya pengecualian boleh menggunakan jeriken plastik adalah untuk pengisian BBK jenis diesel series seperti Dex dan Dexlite.

Itupun dengan spesifikasi khusus menggunakan bahan HDPE (High Density polyethylene), yaitu sejenis thermoplastic khusus. Bahan ini bisa dikenali lewat simbol HDPE2 di kemasannya.

Baca juga

Dilarang Pakai Jeriken Plastik

Pengisian BBM pakai jeriken maupun drum plastik dilarang karena bahan plastik berkaitan dengan segitiga api. Yakni jenis pengisian BBM, uap panas dan udara cukup.

Terlebih lagi bahan plastik memiliki kandungan listrik statis yang sangat mudah terbakar. Cara kerjanya mirip-mirip pemantik api.

Terbayang kan seberapa fatal jadinya jika mengisi BBM ke tangki motor yang dimodif menggunakan jeriken plastik kemudian mengalirkan listrik statis.

Jangankan percikan kecil, api merembet hingga ledakan dan kebakaran besar pun mungkin saja terjadi.

Cara Pengisian Harus Tepat

Kata Yudy, meskipun jenis jeriken selain plastik diperbolehkan mengisi BBM, tetap saja ada SOP yang wajib dipenuhi.

Sebab, pengisian yang salah sekalipun pakai jeriken alumunium juga bisa memantik api. Berikut langkah-langkah pengisian yang tepat.

Pertama, mengisi pakai jeriken sebisa mungkin harus di Pom bensin yang tidak ramai. Kedua, jeriken tidak ditenteng atau diletakkan di motor. Sebaliknya, sebelum mengisi BBM letakkan dulu jeriken di bawah atau bersentuhan dengan tanah supaya ada ground guna menghindari arus listrik statis. (oya/man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan