Mobil, Motor, News

Bayar PKB DKI Diskon 50 Persen Sampai 30 Desember 2019

bayak pkb diskon

Kabar baik buat Kawan Parjo yang berdomisili di Jakarta, terhitung mulai Rabu (16/9/2019) sampai 30 Desember mendatang, bayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) diberi keringanan diskon setengah harga.

Hal itu disampaikan Faisal Syafruddin, Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, di Balai Kota Jakarta (16/9).

Ketentuan Diskon

Faisal mengatakan, kebijakan bayar setengah harga tersebut berupa keringanan piutang pokok pajak daerah. Ini mencakup Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) sebesar 50 persen untuk BBN-KB kedua dan seterusnya.

Lalu keringanan piutang pokok pajak daerah PKB sebesar 50 persen, untuk yang pajaknya menunggak sampai tahun 2012.

Serta diskon 25 persen bagi yang PKB-nya terhitung menunggak mulai tahun 2013 sampai 2016.

Baca juga

Bayar Pajak di Samsat Langsung Diskon

Tak hanya itu, BPRD juga meniadakan sanksi administrasi piutang 9 jenis pajak yang ada di Provinsi DKI Jakarta. Satu di antaranya yaitu pembebasan sanksi pajak administrasi BBN-KB dan PKB sampai tahun 2019.

Seluruh keringanan tersebut akan otomatis diberikan ketika wajib pajak melakukan pembayaran.

Adapun penerapannya bakal diberlakukan di lima wilayah Samsat DKI Jakarta selaku kantor unit pelayanan PKB dan BBN-KB.

Kendaraan Bermotor, Tunggakan Pajak Terbesar

Tujuan keringanan ini, kata Faisal, tak lain demi meringankan kewajiban pajak masyarakat khususnya bagi yang menunggak, sekaligus meningkatkan kesadaran wajib pajak dan tertib adiministrasi.

Sebab, lanjut dia, saat ini para wajib pajak punya kecenderungan menunda-nunda membayarkan pajaknya. Ditambah-tambah tunggakan pajak di sektor kendaraan bermotor merupakan yang paling besar.

Kondisi seperti itu bisa menyebabkan seluruh beban piutang pajak seperti pokok maupun sanksi administrasinya terus berakumulasi dan membengkak.

Nah, karena faktor itulah pihak terkait kemudian mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 90 Tahun 2019 dalam bentuk program keringanan pajak daerah.

Agar tepat sasaran, Faisal mengaku pihaknya sedang melakukan sosialisasi besar-besaran dari tingkat kecamatan hingga RT/RW. (oya/man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan