Mobil, Motor, Tips

Kenali Speed dan Load Index, Pencegah Risiko Pecah Ban

load speed index

Pecah ban saat mobil ataupun motor melaju kencang bisa berdampak fatal. Namun, risiko lebih besar sebetulnya bisa diminimalisir dengan mengenali speed index dan load index pada ban.

Apa itu?

Speed index atau indeks kecepatan adalah kecepatan maksimum yang bisa dicapai ban saat mengangkut beban. Sementara load index atau indeks beban adalah beban maksimum yang mampu ditanggung oleh ban.

Pemahaman mudahnya, kedua indeks ini merujuk pada batasan yang dimiliki oleh ban.

Marcell Kurniawan, Direktur Pelatihan The Real Driving Center mengatakan, antara ban satu dengan yang lain memiliki indeks berbeda, sebagaimana telah disesuaikan oleh pabrikan.

Agar lebih jelas, ujar Marcell, load index dan speed index bisa dilihat pada bagian dinding ban. Tepatnya dua kode terakhir.

Load index menggunakan kode berupa angka dua digit, sedangkan speed index menggunakan kode berupa huruf. Berikut ini daftar indeks maksimum ban secara lengkap.

Indeks Beban (Load Indeks)

speed index

Indeks Kecepatan (Speed Index)

speed index

Cara Membaca Indeks

Contohnya, bila di dinding ban tertulis 90/80-17 M/C 46S. Maka load index untuk ban tersebut adalah 46 dan speed indeksnya adalah S.

Artinya, load index 46 menandakan ban tersebut memiiki batasan beban maksimum hingga 170kg . Sementara kode S untuk speed indeks berarti batas kecepatan maksimun pemakaian ban mencapai 180km/jam.

Untuk diketahui, batasan beban yang dimaksud sudah termasuk berat kendaraan, pengendara, penumpang serta barang bawaannya.

Baca juga

Indeks Beban dalam Satu Kendaraan Bisa Bervariasi

Meski begitu, nilai indeks beban masing-masing ban dalam satu kendaraan juga bisa bervariasi.

Misal, kendaraan menggunakan ban depan dengan load index 41 dan ban belakang dengan load index 46. Artinya, kedua ban itu bisa menanggung total beban maksimum 315 kg.

Nah, buat Kawan Parjo yang sering berkendara sambil membawa beban berat, alangkah bijak untuk memilih ban kendaran yang menggunakan load index lebih besar.

Sebab, jika beban yang dibawa jauh lebih besar dari angka load indeks, maka bisa dipastikan bahwa ban tersebut bakal lebih cepat rusak dan risiko terburuknya adalah mengalami pecah ban ketika berkendara.

Begitu pula, bila kendaran dipacu  melebih batasan kecepatan yang ditentukan dalam speed indeks ,alias berkendara dengan kecepatan tinggi, maka risiko pecah ban juga bakal semakin besar. (oya/man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan