Event, Mobil, News

Ramai Formula E Digelar 2020, Apa Itu?

formula e

Ajang balapan tahunan Formula E resmi diselenggarakan di DKI Jakarta pada 6 Juni 2020 mendatang. Bahkan tak cuma setahun, melainkan 5 musim berturut-turut sampai 2024.

Informasi itu diumumkan di situs resmi  Federasi Otomotif Internasional, FIA Formula E.

Menyambut gembira kabar sebagai tuan rumah tersebut, Pemerintah DKI  Jakarta pun menggelar konferensi pers di Monas, Jumat (20/9/2019) bersama tim Formula E.

Baca juga

Apa Itu Formula E?

Formula E merupakan seri balap mobil listrik internasional pertama di dunia. Debut perdananya dimulai tahun 2014 silam di Beijing, China.

Ajang yang diprakarsai oleh Presiden FIA Jean Todt dan pengusaha asal Spanyol Alejandro Agag ini bukan sekadar balapan.

Di dalamnya terdapat pengujian dan pengembangan teknologi terkait jalan, yang intinya membantu menyempurnakan desain kendaraan listrik sambil mempromosikan bebas polusi udara di skala global.

Balapan Jalanan

Balapan Formula E terdiri dari 24 pembalap dalam 12 tim. Ajangnya bukan diselenggarakan di sirkuit tertutup, melainkan jalanan perkotaan lantaran mobil listrik lebih sunyi dan ramah lingkungan dibanding motosport lainnya macam Formula 1 (F1).

Spesifikasi dan Regulasi Unik

Ajang ini dihelat di 12 ibu kota di lima benua dunia dengan panjang lintasan sebatas 1,9-3,4 km.

Pada kompetisi 2020, mobil Formula E Gen-2 didesain mirip mobil F1 dengan konsep aerodinamis. Dimensi panjangnya sekitar 5,1 meter, lebar 1,7 meter, tinggi 1 meter, dan wheelbase 3,1 meter.

Mobil ini mampu berakselerasi 0-100 km dalam waktu 2,8 detik dan disempali attack mode untuk meningkatkan kecepatan di zona tertentu.

Balapan hanya berlangsung 45 menit, dan kecepatan maksimal mobil gak boleh melebihi 250 kilometer per jam atau cuma diperbolehkan menggunakan tenaga sebesar 200 kilowatt–dari kekuatan maksimal 250 kw.

Aturan lain, pebalap gak boleh sembarangan mengisi daya kecuali saat latihan atau di tiap sesi balapan. Lalu, sepuluh pebalap pertama yang mencapai ujung lintasan, bakal diperingkat lewat poin.

Formula E 2020 Diselenggarakan di Monas

Nah, untuk musim depan, kawasan silang Monas, Jakarta Pusat, terpilih menjadi area lintasan balapan mobil listrik ini.

Panjang treknya masih bisa berubah, tapi diperkirakan antara 2,7-3 km. Untuk opsi layout sirkuit pun masih dibicarakan.

Yang pasti, Jakarta dipilih lantaran momennya pas. Selain animo masyarakat terhadap balap mobil memang besar, bertepatan juga dengan program Jakarta Hijau dan Perpres kendaraan listrik yang baru-baru ini ditandatangani Jokowi.

Sementara Monas terpilih karena selain ikonik, posisinya strategis di pusat kota Jakarta.

Di samping itu, ungkap Sadikin Aksa, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (IMI), bakal ada 11 sampai 12 tikungan, ditambah 3 titik pengereman hard brake.

Baca juga

Anggarannya Triliunan

Lalu, berapa anggaran yang dibutuhkan untuk untuk ajang tersebut?

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, pekan lalu mengajukan anggaran ke pada DPRD terkait ajang ini.

Anggaran itu agar dimasukkan ke dalam Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah Perubahan (APBD-P) 2019 dan APBD 2020 yang mencapai Rp1,6 triliun.

Biaya event yakni Rp934 miliar, antara lain untuk penyelenggaraan dan tentunya asuransi.

Serta salah satu ongkos lain dalam usulan anggaran tadi adalah untuk commitment fee Rp350 miliar dari Pemprov DKI kepada FIA Formula Championship.

Manufaktur 9 Pabrikan, Trek Khusus

Terkait hard brake, sirkuit jalanan Formula E memang mempertimbangkan banyak persoalan teknis.

Karena acaranya di jalanan umum, tiap trek mesti sengaja membuat titik khusus pengereman alias tikungan hard brake buat spot pengisi daya baterai.

Istimewanya lagi, di Formula E jumlah manufaktur yang ikut bersaing mencapai 9 pabrikan, sedangkan balapan lain bisa sulit menambah manufaktur. Paling-paling cuma 4.

Ajang Sportainment

Sebab itu, sebagai kejuaraan dunia yang mengusung teknologi baru plus regulasi khusus. Formula E jelas beda, istimewa, dan seru ketimbang balapan lain.

Jadi, bukan sekadar olahraga adu cepat semata tapi menjadi hiburan juga sehingga lebih pas disebut Sportainment. (oya/man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan