Motor, Tips

Motor Rusak Parah Akibat Demo, Jangan Langsung Dibuang

motor demo

Aksi demo penolakan revisi RKUHP di depan Gedung DPR RI turun memakan korban kendaraan sebagai sasaran amukan. Sejumlah motor sejak kemarin sampai hari ini (25/9/2019) tampak telentang di pinggir jalan dan tentu mengalami kerusakan.

Sayangnya, berbeda dari kerusakan kecil di setang, rangka dan kaki-kaki motor yang telanjur rusak akan sulit diperbaiki. Pun jika ada, sangat jarang diwadahi bengkel resmi.

Baca juga

Mengganti Kaki-kaki Mahal

Di bagian kaki sepeda motor, yang paling sulit diperbaiki adalah pelek dan suspensi. Jika rusak atau penyok bagian ini bakal goyang dan berpengaruh langsung pada kenyamanan dan keamanan berkendara..

Idealnya, bengkel resmi bakal menganjurkan mengganti dibanding memperbaiki lantaran bentuk yang berubah sulit kembali seperti sedia kala. Jadi jangan heran jika bengkel resmi gak menyediakan servis kaki-kaki.

Namun, harga penggantian pelek penyok gak murah. Harga satuannya di kisaran Rp600 ribu sampai Rp1 juta tergantung jenis sepeda motor.

Perbaiki Pelek ke Bengkel Umum

Meski begitu, ada alternatif yang bisa dicoba. Alih-alih bersikeras perbaikan di bengkel resmi, coba bawa ke bengkel umum karena biasanya lebih murah dibanding beli baru. Beberapa bengkel menawarkan Rp 80-100 ribuan untuk perbaikan pelek.

Kerusakan Suspensi Depan Biasanya Ringan

Untuk kerusakan pada bagian suspensi penanganannya beda lagi. Umumnya kerusakan suspensi depan masih bisa tertolong dan gak bakal separah suspensi belakang yang wajib diganti jika rusak.

Masalah paling umum pada suspensi depan biasanya hanya mengalami kebocoran. Ini bisa ditangani dengan penggantian seal sekaligus cairan minyaknya.

Sendainya tidak terjadi kebocoran, berarti masalahnya ringan. Cukup diganti minyak saja sesuai pedoman reparasi

Penggantian Rangka Lebih Rumit

Proses penggantian rangka yang rusak di bengkel resmi jauh lebih banyak dan rumit. Mulai dari pemesanan sampai proses penggantian semua butuh waktu lama dan bahkan harus melibatkan pihak kepolisian lalu lintas.

“Prosesnya harus ada laporan kepolisian dan harus pesan dulu. Proses ke Astra Honda Motor dan rangka ditinggal dan nomor rangka dikembalikan ke AHM. Kita tetap membawa potongan nomor rangka yang asli,” jelas Instruktur Training Wahana Honda, Wahyu Budhi.

Setelah itu, lanjut dia, pemilik kendaraan masih harus membawa BPKB, STNK, dan surat keterangan dari kepolisian ke bengkel baru bisa mendapat rangka.

Itu pun masih harus mengeluarkan kocek yang relatif sama dengan biaya pengepresan di bengkel umum spesialis rangka.

“Paling mahal sekitar Rp 800 ribuan,” ujar Wahyu.

Baca juga

Tanyakan Alternatif Perbaikan

Maka itu, saran Wahyu, untuk proses penggantian rangka yang rumit, alih-alih di bawa ke bengkel umum sendiri oleh konsumen, pihaknya juga punya alternatif solusi yang lebih terjamin.

Yakni dengan melakukan kerja sama dengan bengkel umum ahli rangka untuk perbaikan rangka dan press. Namun, alternatif ini harus ditanyakan lebih dulu oleh konsumen pada bengkel resmi.

Wahyu bilang, kerja sama seperti itu dilakukan karena lebih cepat dan murah. “Biasa menggunakan jasa body repair karena lebih murah dan selesai lebih cepat bisa 1-2 hari,” jelasnya. (oya/man)

Related Posts

One thought on “Motor Rusak Parah Akibat Demo, Jangan Langsung Dibuang

Tinggalkan Balasan