Mobil, Motor, News, Uncategorized

Pembatasan Kendaraan Tua Cuma Wacana

kendaraan tua

Pemberitaan simpang siur soal pembatasan kendaraan tua milik pribadi di berbagai wilayah Indonesia hanyalah wacana lantaran tak jadi diundangkan.

Dengan demikian, Kawan Parjo yang punya mobil atau motor pribadi berusia uzur gak perlu ketar-ketir lagi selama kendaraan tua itu terawat baik sehingga masih layak jalan.

Munculnya Wacana

Bulan Juli lalu, pemerintah lewat Kementerian Perhubungan sempat melontarkan wacana untuk membatasi kendaraan pribadi terlebih yang usianya sudah tua.

Tujuannya demi mengendalikan pertumbuhan kendaraan di Tanah Air sekaligus mengurangi kemacetan di kawasan perkotaan.

Hal itu kemudian mengundang beragam tanggapan dari berbagai kalangan khususnya para pemilik dan pencinta kendaraan tua. Kebanyakan menanggapi positif, dan beberapa menawarkan solusi alternatif.

Baca juga

Dibantah Kemenhub

Namun, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi membantah bahwa wacana tersebut sudah berubah menjadi aturan mutlak.

Ia menegaskan, kendati aturan pembatasan mobil dan motor tua memang sempat ada, tetapi keabsahannya tidak berlaku karena tidak jadi diundangkan.

“Sampai sekarang tahun 2009 saat penyusunan UU 22 sebetulnya sudah ada rencana pembatasan usia kendaraan. Bukan hanya umum saja tapi untuk kendaraan semuanya. Tapi kondisi saat itu menyangkut ekonomi belum bagus tidak jadi dinormakan dalam UU no 22,” jelas Budi (3/10/2019).

Baru Berlaku Untuk Bus

Untuk saat ini, pembatasan kendaraan tua yang tertera dalam peraturan Menhub cuma berlaku untuk bus pariwisata dan bus angkutan umum.

Sementara pembatasan untuk truk atau kendaraan komersial pengangkut barang juga belum dirumuskan ke dalam UU dan baru akan mulai dikaji, mengingat banyak insiden kecelakaan yang terjadi belakangan ini.

“Untuk truk sudah saatnya kita akan kajian dulu terhadap masa usia kendaraan barang nanti akan ada revisi UU no 22,” ujar Budi.

Baca juga

Instruksi Khusus di DKI

Kendati demikian, kendaraan tua yang beredar di wilayah DKI Jakarta memang memiliki perlakuan khusus.

Terhitung per Agustus lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memberikan instruksi untuk mengatasi polusi dengan memberlakukan pembatasan usia kendaraan masuk Ibu Kota. Baik untuk angkutan umum ataupun mobil pribadi.

Instruksi No. 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara itu berisi permintan Anies agar lebih memperketat ketentuan uji emisi bagi seluruh kendaraan pribadi mulai tahun 2019.

Lalu, kendaraan pribadi berusia lebih dari 10 tahun bakal dilarang beroperasi di DKI Jakarta pada 2025.

Sementara untuk angkutan umum berusia tua lebih cepat lagi, yaitu dimulai tahun 2020.

Ini termasuk angkutan umum yang tidak lulus uji emisi di jalan dan menyelesaikan peremajaan melalui program Jak Lingko. (oya/man)

Related Posts

Leave a Reply