Kustom, Mobil, Motor, Tips, Uncategorized

Begini Mengecek Kondisi Pelek Ori Seken Biar Gak Ketipu

pelek ori seken

Pelek ori seken, baik OEM maupun aftermarket banyak diburu karena harganya lebih murah dan kualitasnya dianggap lebih terjamin. Namun, ada saja akal bulus penjual nakal mengakali dagangannya.

Biar gak tertipu, ada setidaknya dua cara buat mengecek kondisi pelek ori seken masih layak pakai atau tidak.

Pertama perhatikan cacat di bagian luar, lalu bagian dalam. Lakukan pengecekan dua bagian ini dengan perlahan dan seksama.

Kondisi luar pelek yang baik haruslah bebas baret, retak dan penyok. Pengecekannya mencakup warna pelek, juga bagian bibir dan palang hingga ke jari-jari.

Sementara untuk kondisi dalam baiknya tidak ada bekas melepuh dan terlihat rapi. Agar lebih jelas, begini cara mengeceknya.

Baca juga

Warna Pelek

Pengecekan paling dasar adalah melihat warna pelek, Urungkan  niat membeli jika cat sudah tidak orisinil.

Sebab, pelek yang sudah di cat ulang atau repaint bisa jadi menunjukkan adanya masalah seperti bagian yang rusak atau penyok.

Cat pelek yang masih orisinil pun lebih tahan lama ketimbang repaint.

Bibir Pelek

Bibir pelek biasanya rentan rusak karena posisinya paling dekat dengan jalan. Jadi pastikan saja bagian ini mulus tanpa ada penyok.

Contohnya, jika pelek seken itu pernah mengalami kempes ban tapi terus digunakan, pasti ada saja kerusakan yang tertangkap mata karena bagian bibirnya besar kemungkinan mengenai aspal.

Bahkan lebih parah lagi, penyok bisa menggambarkan bahwa pelek itu pernah mengalami benturan keras semisal menghantam jalan berlubang.

Palang Pelek

Bagian lain yang sering rusak karena benturan sangat keras adalah palang pelek. Kerusakan di bagian ini bisa diihat dari adanya retakan.

Maka itu, meskipun secara menyeluruh kualitas pelek ori seken terbilang bagus, jika kondisi palangnya setelah diamati ada bagian yang retak sebaiknya jangan dibeli.

Karena retak lama-kelamaan bisa pecah dan ini sangat berbahaya jika digunakan.

Curigai Bekas Melepuh

Setelah kondisi luar, bagian dalam pelek ori juga wajib dicek untuk mengetahui apakah ada bekas pembakaran atau press. Tanda-tandanya bisa terlihat dari pelek yang melepuh.

Bagaimanapun, pembuatan pelek ori melalui proses tempa, sedangkan pelek replika alias KW melalui proses pengecoran. Ini nantinya juga memengaruhi keamanan dan kenyamanan kendaraan saat dipakai.

Baca juga

Kualitas Pelek

Selain itu, mengecek bagian dalam juga diperlukan untuk mengetahui bagaimana kualitas pelek tersebut.

Pelek ori proses finishing-nya rapi dan memperhatikan detail. Sementara pelek replika akan tampak berantakan, seperti ada yang bolong di permukaan dalam pelek.

Sebab itu, disarankan mengecek secara menyeluruh kondisi bagian dalam yang tertutup dengan membuka ban luar.

Tapi kalau tidak diizinkan cukup melihat tanda melepuh dan kerapian permukaan dalamnya saja. (oya/man)

Related Posts

Leave a Reply