Event, Kustom, Mobil, Motor, News

Back To The Roots, Kustomfest 2019 Lebih Selektif

kustomfest 2019

Kustomfest 2019 alias lebaran kustom kulture Indonesia kembali digelar di Jogja Expo Center, Yogyakarta pada 5-6 Oktober 2019.

Di tahun kedelapan ini, ajang kompetisi kustom motor, mobil sampai sepeda tersebut mengangkat tema Back To The Roots dan lebih selektif menampilkan karya.

Cuma 150 dari 440 Motor

Bayangkan saja. Dari 440 kustom builder yang membawa motor-motor karya terbaiknya, cuma sekitar 150 motor yang lolos tahapan scrutineering alias seleksi yang mengombinasikan seni dan engineering.

Begitu pula, hanya ada 28 mobil kustom yang bertarung.

Baca juga

Karya Inovatif dan Berkualitas

Menurut Direktur Kustomfest Lulut Wahyudi, Kustomfest kali ini memang memprioritaskan kualitas ketimbang kuantitas.

Jadi bukan sekadar alat transportasi, tapi mengandung juga nilai fesyen, sub-culture, otomotif, musik, seni dan gaya hidup.

Ia pun menjamin kendaraan yang pernah tampil gak akan dihadirkan lagi, meski berbagai aliran kustom untuk motor yang mendominasi masih seperti chopper, scrambler, hingga cafe racer.

Yang membedakan adalah bagaimana style itu disisipi sentuhan baru. Semisal ada chopper era 1960 an dan chopper era 2019.

“Banyak motor bagus, tapi modelnya pernah dibuat, artinya copy paste karya jadi enggak kita loloskan,” ujar Lulut yang juga builder dari Retro Classic Cycles.

Kelas Kompetisi

Kustomfest 2019 memperlombakan beberapa kelas di kategori mobil dan motor.

Untuk kelas motor di atas 250cc ada American stock kustom, American chopper dan bobber, Japan chopper dan bobber, serta kelas FFA untuk motor yang sudah dirombak total.

Lalu kelas di bawah 250cc terdiri dari nitro head chopper dan bobber, choppy cub, nitro head FFA, best paint, dan best kustom bike show.

Untuk kelas Special mencakup all prostreet, all bagger, all café racer, all kustom mini, all scrambler.

Untuk kategori khusus,  pengunjung diperbolehkan menilai atau memvoting motor pada people choice kustom bike show, dan jurnalis media internasional akan memberi penilaian untuk media dan guest star pick.

Hanya Mobil Klasik

Septian / Liputan6.com

Sementara di kategori mobil, ada 6 kelas yang dilombakan. Yakni Muscle Car, Airkooled, Retro Car, Pick-Up, serta didominasi style Hot Rod dan Low Rider.

Menariknya, mobil yang hadir mulai dari Toyota, Mustang, Morris, Chevrolet, hingga Holden semuanya adalah barang klasik.

Tak semuanya berpenampilan mulus, ada beberapa yang memperlihatkan karat di sekujur body.

Baca juga

Hadiah Triumph

Satu lagi yang menarik di Kustomfest kali ini ada adalah hadiah motor kustom bagi pemenang lucky draw.

Hadiah ini diundi di akhir acara dari tiket masuk seharga Rp60 ribu.

Motor kustom Lucky Draw tersebut berjenis flat tracker, basisnya dari Triumph T140 Bonnevile bermesin 750cc.

Motor dua alam itu dinamakan Ontoseno lantaran terinspirasi dari tokoh pewayangan Satria Pandawa yang memenangkan perang Baratayudha.

Meski begitu Lulut menegaskan, hadiah Triumph ini bertujuan menarik orang datang ke Kustomfest agar lebih mau tahu dan menyukai motor kustom. Bukan sekadar mengejar hadiah cuma-cuma.

Selain itu, Kustomfest 2019 juga menghadirkan bintang tamu mulai dari builder dunia, sampai persembahan musik dari Didi Kempot. (oya/man)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *