Event, Kustom, Liputan Khusus, Motor

Rampung, Berikut Keseruan Rangkaian Parjo Garage Challenge 2019

Parjo Garage Challenge 2019 merupakan sebuah program yang bertujuan untuk merespek pergerakan kreatif lokal khususnya anak-anak muda yang terwakili oleh dunia kastem kultur.

Virus pergerakan ini diharapkan menjadi kebangkitan industri kreatif Indonesia melalui program yang dibuat kolaborasi Kawan Parjo dan Unity Pitstop yang terwakili di beberapa kota di Indonesia.

Dimulai sejak pertengahan Agustus 2019, Parjo Garage Challenge dimulai hadir di 6 kota di Indonesia, yakni Manado (16/8), Padang (23/8), Surabaya (24/8), Samarinda (30/8), Bekasi (31/8), dan ditutup di kota Bogor (6/9).

Dari masing-masing kota itu, nantinya akan dipilih 1 pemenang yang bakal dinilai oleh KOL sebagai karya terbaik.

Sementara kategori umum nantinya akan dipilih 2 pemenang dari keseluruhan kota itu yang akan diberikan penghargaannya di acara Parjo Awards yang akan berlangsung pertengahan November nanti.

Baca juga

Melibatkan KOL

Rangkaian acara untuk para pelaku industri kreatif dan kastem ini tentuya juga melibatkan KOL yang langsung didatangkan dari Jakarta, yakni Atenx ”Katros” dari Katros Garage.

Atenx merupana salah satu builder yang karyanya cukup dipercaya oleh keluarga Jokowi. Salah satu karyanya adalah membuat motor untuk Gibran Rakabuming Raka.

KOL yang hadir di tiap-tiap kota itu tentunya akan berbicara tentang dunia kastem kultur Indonesia, serta talk and share bagaimana membangun motor kastem. 

Selain KOL, hadir pula para pelaku kastem kultur dari masing-masing kota, yakni Abah (Baronk Kastem Bike Garage – Bogor), Aya (Puspa Kediri Custom – Bekasi), Deni (Deathpiston Garage – Samarinda), Dedet (Rocket Fantasi Garage – Surabaya), Egiv (Pusako Motor – Padang), Sastra (Elsproject – Manado).

Para Pemenang

Rampungnya ajang Parjo Garage Challenge 2019 juga disuarakan 6 motor yang dipilih sebagai motor dengan penggarapan terbaik di ajang itu.

@elriktjong dipilih menjadi salah satu motor yang penggarapannya dilirik oleh KOL di kota Manado.

Motor bermesin tidur ini menjadi perhatian para juri karena penasaran dengan hasil akhir. Bagi para juri, jika di beri sentuhan detail yang tepat motor ini akan menjadi karya yang unik.

Kelanjutan karya motor ini akan dimentori langsung oleh Builder nasional @atenx_andiakbar dari @katrosgarage dan Sastra dari @els_projectmcd untuk proses finishing.

Sementara dari Samarinda ada @mambokrebo peserta yang memilih genre penggarapan motor dengan finishing detail. Atenx dan @dennygimpo dari @deathpistonsgarage tak sabar untuk jadi mentor finishing motor ini.

Kemudian ada @xedenk.custom yang mewakili kota Padang. Perpaduan mesin yang terbilang unik dan pembuatan kontruksi yang menyeluruh bakal menjadi hal yang paling ditunggu oleh para juri.

Selain oleh Atenx, builder @egivfernandes dari @pusako_motor akan mendampingin untuk finishing motor ini.

Baca juga

Dari Bekasi ada @marcellyahya yang menjanjikan maha karya dengan bahan dasar carbon untuk membangun motornya. Atenx dan @ayapkc dari @puspakediricustom tentunya penasaran dan akan mendampingi untuk proses selanjutnya.

Pemenang kota Surabaya diwakili oleh @roisgarageproject yang proses teknis detailnya bakal ditunggu. Tentunya dengan panduang Atenx dan Dedet dari @rocketfantasygarage akan mendampinginya untuk proses finishing.

Lalu ada @samcustom peserta yang terpilih dari kota hujan, Bogor. Bagi para juri, geometri sasis yang pas berpadu dengan mesin Sportster 883 menghasilkan proposional motor yang simple dan padat.

Kita akan melihat hasilnya setelah Atenx dan Abah dari @baronkcustombike akan membantu meraciknya untuk proses finishing.

Dari pendampingan tersebut, para pemenang memiliki tegat waktu hingga akhir Oktober 2019 untuk kemudian 6 motor pemenang lokal yang telah rampung tersebut akan dipilih 2 yang terbaik.

Nah, 2 yang terbaik itu akan langsung diganjar penghargaan di ajang Parjo Awards 2019. (man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan