Kustom, Motor, News

Honda Win 100 Masih Digandrungi Bikers

Belakangan ini motor-motor lawas kembali mengetren. Bukan cuma motor bebek maupun Honda CB series yang banyak diminati, Honda Win 100 yang tergolong istimewa lantaran irit, praktis dan tahan banting juga jadi incaran para bikers.

Baca juga

Motor Pak Kades

Honda Win keluar pertama kali tahun 1984 oleh PT Federal Motor, dan dijadikan motor dinas  oleh beberapa instansi pemerintahan termasuk Kepala Desa.

Makanya Honda Win yang identik dengan motor kelas pekerja ini sering disebut sebagai motornya Pak Kades atau Pak Camat.

Dalam kurun 21 tahun Honda Win sempat berjaya memenuhi permintaan pasar lokal, pun diekspor ke beberapa negara tetangga seperti Vietnam dan Thailand.

Selama itu pula semua komponen Honda Win diproduksi sendiri oleh Federal Motor Indonesia sampai akhirnya disuntik mati pada 2005.

Jadi Incaran Bikers

Meski demikian, motor yang kerap dianggap culun karena tampangnya sport tapi posisi mesinnya tidur ini sekarang justru jadi incaran di bursa motor bekas.

Bahkan, menurut Irfan Farid, pemilik toko Roda Gila 99, motor yang juga akrab disebut Win Cepek ini sedang mengtren sebagai barang buruan dua aliran bikers.

Yakni bikers yang memang pencinta roda dua orisinil, dan penggemar motor-motor tua yang sudah dikustom.

Umumnya, kata Irfan, gaya modifikasi yang diangkat adalah semi trail alias masih sanggup diajak bertualang menerabas segala medan.

Harganya Meroket

Menariknya, dulu di tahun 2000-an Honda Win bekas yang bakal dijual dengan harga Rp3-5 jutaan saja bisa susah laku.Tapi sekarang harganya meroket sampai tahap gak masuk akal.

Mengutip penelusuran situs Gridoto Bulan Maret lalu di salah satu situs iklan online, ada yang menjual Honda Win tahun 2002 seharga Rp10,2 juta dengan kondisi standar restorasi.

Lalu ada juga Honda Win yang sudah dimodifikasi gaya scrambler, dibanderol pemiliknya Rp22 juta.

Bahkan ada Honda Win yang sukses terjual Rp50 juta.

Irfan mengaku gak terkejut. “Sekarang ini, kondisi yang biasa-biasa saja, pasarannya di atas Rp 10 jutaan. Sebelum ramai, yang orisinil saja paling harganya hanya Rp 8 jutaan,” katanya.

Baca juga

Alasan Mahal

Honda Win 100 custom semi trail.
Honda Win 100 kustom semi trail/Kompas Otomotif

Menurut Aria Yuda Aditia, Founder SC12 Home Garage di Bandung, Jawa Barat, Honda Win bisa laku dengan harga fantastis bukan cuma karena sejarah dan keistimewannya tadi.

Tapi juga tingkat kesulitan mencari spare part originalnya yang kini kian langka, ditambah “Kelengkapan suratnya masih komplit, bahkan faktur pembelian masih ada. Itu yang bikin mahal,” jelas Aria.

Satu lagi yang bikin mahal, sambung Irfan, adalah Win 100 berwarna coklat dengan kondisi orisinil.

Bagaimanapun Honda Win warna coklat adalah hasil produksi pertama, sehingga jika buka harga sampai Rp28 juta pun menurut Irfan masih bakal laku. Apalagi jika orisinalitasnya di atas 90 persen.

Nah, Kawan Parjo yang masih punya Honda Win di rumah, harap dijaga baik-baik atau bisa juga nih melakukan restorasi dan jual lewat aplikasi Parjo App biar transaksinya lebih mudah. (oya/man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan