Aftermarket, Kustom, Motor

Sangkara, Honda Monkey Bermesin Gahar

honda monkey kustomfest 2019

Dari puluhan motor mini kustom yang bertarung di ajang Kustomfest 2019, ada satu yang paling mencuri perhatian. Namannya Sangkara, Honda Monkey yang disempali mesin gahar.

Sangkara diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti kebaikan ataupun kemakmuran.

Baca juga

Kecil Cabe Rawit

Penampakannya gak berbeda dari versi standar. Tapi jika ditelisik sektor dapur pacunya, sebutan kecil-kecil cabe rawit mungkin paling pas buat menggambarkan yang spesial dari Monkey satu ini.

Kawan Parjo bayangin aja, di bodi monkey yang tergolong mungil, ternyata Sangkara memiliki dua silinder dengan total kapasitas 400 cc. Jelas jauh lebih besar ketimbang versi standar yang cuma satu silinder berkapasitas 125 cc.

Kok bisa? Rahasianya, pencangkokan dua blok silinder Honda Tiger atau GL 200 berkapasitas 200 cc, sehingga punya konfigurasi mesin L Twin dengan 53 derajat.

Foto: Bangkit Jaya Putra/Kumparan

Konsep Sederhana

M. Yusuf Adib, builder Sangkara yang juga punggawa Psychoengine, mengaku konsep awal membangun motornya itu sederhana.

Intinya asyik juga membuat motor mini yang digandrungi banyak orang tampil unik dan beda. Apalagi Kustomfest juga mensyaratkan sesuatu yang baru agar bisa ikut serta.

Namun, kata Yusuf, mengaplikasikan mesin besar di rangka kecil bukan mudah.

“Semua saya kerjakan sendiri, termasuk juga dengan knalpotnya. Hanya pengecatan saja yang dilakukan oleh teman,” ujar Yusuf.

Untuk struktur rangka dan body diperkuat menggunakan pipa seamless. Sementara kaki-kakinya pakai pelek dari salah satu model Kymco yang dikustom ulang, kemudian dipasangkan pada suspensi depan teleskopik dan shockbreaker kembar aftermarket di belakangnya.

Selebihnya, pemasangan komponen lain macam jok, spakbor, lampu sampai tutup tangki mengandalkan produk aftermarket dan buatan Psychoengine sendiri.

Nah, khusus pengecatan dipercayakan pada Alkapaint menggunakan material cat Sikkens & Blinken untuk efek 3 dimensi.

Baca juga

Cantik Tapi Sangar

Hasilnya, selain lebih mengilap berkat kombinasi warna putih, hitam, biru, dan silver krom.

“Honda Monkey ini masih terlihat lucu dan cantik tapi dibikin agak sangar,” jelas Yusuf.

Total lama pengerjaan Yusuf bilang mencapai enam bulan dengan garapan rangkanya saja sudah sekitar 2-3 bulan.

“Lama karena mengerjakan pesanan lainnya juga. Kalau ada pesanan lain yang masuknya bersamaan, mungkin bisa lebih cepat.”

Sementara ongkos kustomisasinya hampir setara harga matik bongsor 250 cc. “Sebenarnya basic-nya itu Rp 63 juta, bisalah sekitar Rp 70 jutaan,” pungkas Yusuf.

Spesifikasi Honda Monkey Psychoengine:

  • Mesin: Honda GL 200 (2004)
  • Rangka: Pipa seamles
  • Custom Pelek depan dan belakang: Kymco
  • Ban: Zeneos Milano
  • Suspensi depan-belakang, Rem depan-belakang: Aftermarket
  • Knalpot, Pipa knalpot, jok, tangki, headlamp: custom

(oya/man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan