Motor, News, Tips

Bikers Dilarang Berteduh Sembarangan di Jalan Raya

berteduh sembarangan

Musim hujan sudah mulai muncul di beberapa wilayah. Kawan Parjo yang terpaksa berteduh di jalan raya gara-gara hujan mendadak baiknya pilih-pilih tempat alias jangan sembarangan.

Pasalnya, berteduh di badan jalan termasuk underpass ataupun fly-over rupanya melanggar aturan, bahkan bisa dikenai sanksi.

Dasar hukumnya yaitu pelanggaran rambu atau marka jalan dilarang berhenti maupun parkir.

Bahkan, kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir, berteduh di jalan yang gak tertera rambu pun tetap dilarang lantaran seluruh badan jalan raya pada dasarnya gak boleh dipakai parkir.

“Kami imbau kepada masyarakat untuk tidak berhenti di bawah fly over dan underpass. Karena itu dilarang di dalam Undang-Undang dan aturan jalan,” ujar Nasir.

Baca juga

Larangan dan Pengecualian

Larangan berteduh atau tepatnya berhenti sembarangan di jalan ini merujuk UU No 22 tahun 2009 tentang LLAJ pasal 106 ayat 4.

Isinya menyebut bahwa seluruh pengemudi kendaraan bermotor wajib mematuhi Rambu perintah atau rambu larangan, Marka Jalan, Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas, Gerakan Lalu Lintas, Berhenti dan Parkir, serta Peringatan.

Sebagai pengecualian, bikers cuma diizinkan berhenti untuk sekadar memakai jas hujan. Namun, merujuk pasal 104, polisi berhak bertindak seperti menegur dan meminta bikers untuk jalan terus jika dinilai membuat macet atau menganggu ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Adapun ketentuan pidana soal melanggar aturan jalan—termasuk mengabaikan instruksi petugas—tertera dalam pasal 287 ayat 3. Ancamannya pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp250.000.

Baca juga

Solusi Berteduh

Nasir menyarankan bikers yang ingin berteduh sebaiknya mencari halte atau tempat berteduh yang ada parkirannya, atau mau gak mau tetap meneruskan jalan sampai ke lokasi tujuan saja.

Mengingat neduh berarti parkir, sedangkan jalanan umum bukan tempat parkir.

Lalu terkait badan jalan, hanya boleh jadi tempat parkir di kawasan tertentu atau yang punya rambu khusus.

Misalnya di pasar yang membolehkan mobil atau motor parkir paralel untuk satu lajur. (oya/man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan