Mobil, Motor, News

Mekanisme Ujian Praktik SIM E-Drive

bikin SIM

Kawan Parjo yang berniat bikin surat izin mengemudi (SIM) nantinya bakal mencicip ujian praktik gaya baru yang disebut electronic driving system (e-drive).

Ujian praktik SIM secara elektronik ini bertujuan memberikan penilaian berkendara yang lebih objektif dengan mekanisme digital.

Secara garis besar, kata Kepala Seksi SIM Ditlantas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Fahri Siregar, ujian praktik e-drive gak beda jauh dengan mekanisme ujian SIM standar.

Ketika semua rintangan dalam praktik berhasil dilewati, maka pemohon SIM berhak mendapatkan bukti registrasi dan identifikasi dari polri.

Baca juga

Pakai Sensor Komputerisasi

Bedanya, seluruh mekanisme mulai dari materi pengujian sampai penilaian bukan lagi manual, melainkan terhubung dengan sistem komputerisasi.

“Nanti akan dipasang sensor pada patok saat pemohon SIM menjalankan ujian praktik mengemudi,” ujar Fahri.

Nah, andaikata peserta ujian SIM menyentuh patok, maka sensor yang terpasang akan otomoatis mengirim tanda untuk menginformasikan kesalahan berkemudi peserta kepada petugas ujian di ruang kontrol.

Menariknya, sensor tersebut juga bisa membaca kecepatan kendaraan yang dikemudikan oleh pemohon SIM.

“Jadi ketika mulai ujian praktik sampai selesai di garis finish bisa terdeteksi seberapa waktunya,” kata Fahri.

Maka itu, lewat sistem e-drive ini petugas diperediksi mampu melakukan penilian ujian praktik SIM yang lebih objektif dan akurat.

Meluncur Segera

Rencananya, pihak kepolisian menarget sistem ujian praktik e-drive meluncur segera setelah pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2019.

Sementara untuk sosialisasi kepada masyarakat diharapkan sudah bisa terealisasi minimal satu pekan sebelum jadwal peluncuran.

Meski begitu, program ini baru akan diterapkan khusus untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Penerapan E-drive juga diharapkan bisa memudahkan seluruh koneksi sistem dan data pengemudi, sejalan dengan smart SIM yang telah meluncur lebih dulu.

Baca juga

Hindari Pakaian Biru

Persyaratan pembuatan e-drive sama persis dengan ujian praktik standar. Ditambah imbauan untuk menggunakan celana panjang dan alas kaki formal, serta menghindari pakaian—termasuk jilbab—berwarna biru.

Imbauan ini perlu diindahkan demi menghindari kegagalan pembuatan SIM saat pengambilan foto karena background Kepolisian RI juga berwarna biru.

Objek dan background yang berwarna sama dikhawatirkan bisa mengganggu hasil jadi SIM dan data yang tersimpan saat sistem melakukan penyesuaian.

Oleh sebab itu, Kawan Parjo yang mau bikin SIM disarankan wajib lebih apik berkendara saat menjalani ujian praktik. (oya/man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan