Komunitas, Motor, News

2020 Pemegang SIM C Gak Bisa Asal Mengendarai Moge

SIM C khusus Moge

Mulai tahun depan, pemilik moge dengan kubikasi mesin 500 cc ke atas wajib membuat khusus SIM C II. Artinya, Kawan Parjo pemegang SIM C saat ini, nantinya gak bisa seenaknya lagi mengendarai moge.

Hal ini tampaknya menjadi jawaban rencana Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dalam menggolongkan jenis Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk sepeda motor, yang isunya sudah bergaung sejak lama, tapi belum juga terealisasi.

Sebagaimana dikatakan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Refdi Andri, penggolongan SIM tersebut sedang dikejar kesiapannya agar betul-betul terealisasi tahun depan.

“Penggolongan SIM sedang kita garap dan lengkapi dulu sarana dan prasarananya. Target kita setidaknya bisa dimulai pada 2020. Kami optimis tahun depan sudah bisa diterapkan, kami usahakan agar menjadi lebih baik lagi ke depannya,” Yakin Refdi.

Baca juga

Wacana Lama

Sekadar informasi, wacana penggolongan SIM C sebetulnya sudah bergaung sejak 2015.

Wacana itu mengacu pada pasal 7 Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 9 tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi, yang kemudian direvisi pertama kali dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Klasifikasi SIM C

Isinya, SIM C nantinya bakal memiliki tiga klasifikasi yaitu C, C I, dan C II.

Nah, SIM C seperti yang berlaku saat ini ke depannya hanya diperuntukkan bagi sepeda motor bermesin gak lebih dari 250 cc. Lalu SIM C I untuk mesin 250-500 cc, dan SIM C II untuk moge atau mesin 500 cc ke atas.

Namun, sejauh ini realisasinya belum terwujud lantaran dasar hukumnya masih dalam tahap penyusunan dan persiapan teknisnya terkedala dana.

Pentingnya Pengategorian

Padahal, sejumlah ahli sudah mendesak pentingnya segera mengeluarkan kategori SIM C guna meminimalisir korban kecelakaan terutama akibat bikers moge yang awam.

Para ahli juga sepakat bahwa motor berkapasitas mesin makin besar, berarti membutuhkan uji praktik tambahan yang menunjukkan bahwa kemampuan pengendaranya bukanlah abal-abal.

Baca juga

Berlandaskan hal itu pula, Refdi mengatakan nantinya untuk mendapatkan SIM C1 dan C2 ada syaratnya.

Yakni pemohon sudah wajib lebih dulu memiliki SIM C umum yang akan dianggap sebagai dasar layak berkendara.

Baru setelahnya akan ada uji kompetensi lanjutan, meski kronologinya belum dibeberkan Refdi secara rinci. (oya/man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan