Motor, Tips

Ini Ban Motor yang Aman Buat Musim Hujan

ban hujan

Memasuki musim hujan, selain lebih waspada saat berkendara menggunakan ban motor yang cocok untuk kondisi jalan basah juga penting demi menunjang keselamatan di jalan.

Berikut tips memilih dan menggunakan ban motor yang aman dari ahli.

Baca juga

Pakai Pattern

Untuk musim hujan, meskipun ban bawaan motor sudah baik, lebih bagus lagi jika mengutamakan memilih ban yang memiliki pattern atau kembangan. Makin banyak alur kembangannya makin baik.

Alur ini berfungsi sebagai pembuangan air sehingga saat lewat jalan basah ban bisa membuang air dan tetap mendapatkan grip ke jalan.

Jimmy Handoyo, Technical Service & Development Department Head PT Suryaraya Rubberindo Industries (FDR Tire), menjelaskan bahwa setiap jenis ban baik itu tube type (dengan ban dalam) atau tubeless (tanpa ban dalam) biasanya memiliki peruntukan masing-masing yang ditulis di ban. Yakni wet (basah), dry (kering), atau wet & dry (basah dan kering).

Nah, di musim hujan, “Jangan memakai ban dengan jenis kembangan untuk jalan kering, seperti kembangan yang minimalis atau bahkan slick (ban balap),” kata Jimmy.

Tingkat Keausan

Selain pemilihan pattern, bikers juga wajib memperhatikan tingkat keausan ban motor.

“Sangat bahaya apabila pakai ban botak, terutama saat hujan karena tidak ada alur untuk buangan airnya. Segera ganti ban apabila sudah menyentuh batas TWI (Tread Wear Indicator) nya,” ujar Jimmy.

Ban tipis yang dipaksa mengaspal di jalanan basah  dapat menimbulkan efek aquaplaning atau hidroplaning. Fenomena itu bisa membuat ban kehilangan daya cengkeram sehingga motor tergelincir dan jatuh.

“Bisa saja aquaplaning itu terjadi (pada sepeda motor penggunaan sehari-hari), misalnya katakan pada kecepatan cukup tinggi lalu melintasi jalan dengan ketebalan air 1 cm, sudah bisa membuat aquaplaning terjadi,” terang Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu.

Baca juga

Tekanan Angin

Saat musim hujan, memperhatikan tekanan angin ban yang sesuai rekomendasi juga penting, Misal, ban FDR biasanya 29 psi untuk ban depan dan 33 psi untuk ban belakang. Bisa ditambah atau dikurangi maksimal 2 psi, tergantung kenyamanan bikers.

“Jadi, jika ingin mengurangi tekanan angin ban saat lewat jalan basah, tetap usahakan dalam batas toleransinya. Misalnya, untuk ban FDR tekanan angin ban depannya bisa gunakan 27 psi dan 31 psi untuk ban belakangnya. Jangan lebih rendah lagi dari tekanan angin tersebut karena itu berarti Anda berkendara dalam keadaan ban kurang angin,” pungkas Jimmy. (oya/man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan