Mobil, News, Tips

Parkir Mobil Sembarangan di Depan Rumah, Siap-Siap Diderek

Tak ada yang salah dengan judul di atas Kawan Parjo. Betul, parkir mobil di pinggir jalan di depan rumah bisa berpotensi diderek oleh petugas.

Pertanyaannya, masa iya parkir kendaraan, yakni mobil di depan rumah atau di depan garasi sendiri bisa kena derek? Iya, bisa.

Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi.

Pada pasal 35 dalam Perda tersebut ditulis bahwa fasilitas parkir di luar ruang (pelataran) milik jalan umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 tidak dibenarkan.

Selain derek, sanksi lain berupa penggembosan ban dan penguncian pelek ban. Meski terdengar sepele, tapi nyatanya hal ini pasti merepotkan.

Hal lainnya, tentunya akan ada sanksi pengadilan jika ada pihak lain, misal tetangga yang keberatan dengan kita memarkir mobil di jalan depan rumah, dan kemudian dia menggugatnya secara hukum.

Baca juga

Zona Khusus

Meski begitu, ada hal lain yang mengatur soal parkir kendaraan yang bukan di garasi. Hal ini berdasarkan kawasan pengendalian parkir yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah (Pemda).

Artinya, jika memang harus parkir di bahu jalan atau di pinggir jalan depan rumah, harus ada pihak ketiga yang mengelola dan mendapatkan izin dari Pemda setempat yang merupakan zona khusus.

Zona khusus itu diatur lebih dalam Peraturan Gubernur (Pergub) dengan memperhatikan lebar jalan dan intensitas kendaraan yang melintas di kawasan itu.

Hingga saat ini, ada 763 titik parkir yang menggunakan bahu jalan di Jakarta. Letaknya diatur dalam Pergub 188 tahun 2016 tentang tempat parkir umum yang langsung dikelola oleh Pemda.

Pengamat transportasi dari Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan mengatakan wajar jika pemerintah daerah menderek kendaraan yang diparkir di jalanan sebab jalan bukanlah garasi. Meski jalanan tersebut berada di depan rumah sendiri. (man)

Baca juga

Related Posts

Tinggalkan Balasan