Motor, News

3 Motor Klasik Bersejarah Ini Tak Lekang Oleh Waktu

Di tengah maraknya peredaran motor klasik yang kembali mengetren, ada baiknya mengingat kembali kehadiran 3 motor klasik yang timeless alias gak lekang oleh waktu dan bahkan punya nilai sejarah tinggi seperti berikut ini.

Baca juga

BSA M21 Sidecar

Meskipun mayoritas BSA M21 sidecar sudah tak memiliki surat resmi, kendaraan roda dua buatan Inggris berkapasitas 500-600cc itu termasuk motor tua Antik. BSA juga dikategorikan sebagai benda cagar budaya yang dilindungi undang-undng lantaran berusia lebih dari 50 tahun dan bernilai historis tinggi.

Jika ditelisik, motor Birmingham Small Arms atau BSA M21 lansiran tahun 1940-1956 memang istimewa karena menjadi alat transportasi sekaligus kendaraan perang resmi militer Belanda di masa perjuangan.

Bahkan di dunia, BSA merupakan produsen sepeda motor terbesar yang produksi pertamanya di tahun 1880 dan lansiran berikutnya di tahun 1929 sengaja dibuat sebagai kendaraan senjata dan amunisi semasa perang dunia 2. 

Maka itu, untuk mempertahankan fungsi dan nilai historisnya, sejak tahun 1958, motor BSA rongsokan yang kehilangan tuan dan rusak sengaja disulap menjadi karya lokal oleh pemuda-pemuda Pematang Siantar, Sumatra Utara, sebagai transportasi umum becak motor alias bentor nan ikonik.

Honda Phantom 2-stroke

honda phantom

Honda Phantom, motor cruiser klasik produksi Honda ini punya tampang macho dan tarikan super kencang.

Meski Phantom yang kerap wara wiri di jalanan Indonesia adalah kubikasi 200cc 4 tak, motor Built Up yang didatangkan secara utuh dari negeri Gajah Putih Thailand ini juga pernah menggelontorkan Phantom dengan kubikasi mesin 150cc 2 Tak di era 2 stroke tahun 90-an.

Bayangin aja, motor berkode TA150 itu pakai basic mesin Honda legendaris NSR yang mampu melesat hingga lebih dari 170km/jam. 

Lalu, meski bobotnya sekitar 130  kilogram alias lebih berat dari NSR, tapi seat high alias tinggi joknya cuma 69,9 cm. Cocok buat rider berpostur tubuh mungil.

Soal harga, Honda Phantom yang kini tergolong Rare Bike rata-rata dibanderol di atas Rp30 jutaan. Bahkan, jika perawatannya apik dan kondisi mesin sehat bisa mencapai Rp60 jutaan.

Baca juga

CZ 175 (1937)

CZ 175

Motor retro klasik langka CZ 175 lansiran tahun 1937 yang kini dibanderol seharga Rp145 jutaan, sebenarnya punya sejarah panjang. Dulu, merek CZ lebih kesohor sebagai JAWA (baca:Yava), akronim dari JAnecek-WAnderer.

Dimulai tahun 1929, seorang fabrikan senjata asal Cekoslovakia bernama Frantisek Janecek memilih banting setir mendirikan pabrikan sepeda motor bermesin 500 cc dengan membeli lisensi Jerman Wanderer.

Spek mesin Motor JAWA digubah berkali-kali menyesuaikan dengan situasi kala itu. Pada 1932, seiring resesi ekonomi dunia, muncullah Jawa 175 yang spesifikasinya lebih sederhana, murah dan irit, tapi tetap cepat.

Penjualannya ternyata sukses melebihi produksi tipe-tipe sebelumnya, meski akhirnya dihentikan pada tahun 1946.

Selama itu, Jawa 175 sempat diupgrade menjadi motor Jawa 250 Special dan motor OHV 350 cc di tahun 1935. Jawa 175 juga digubah menjadi  motor Jawa 100 Robot pada 1937, dan sempat menjadi pelopor test drive di tahun 1938.

Barulah setelah kemenangan komunis tahun 1948, Perusahaan sepeda motor merk CZ di-merger oleh JAWA. CZ kemudian lebih terkenal dengan model motor motocross dan endure.

Pabrikan ini juga tercatat sangat andal dalam dunia balap dan merupakan produsen motor di Eropa Timur yang paling aktif dalam olahraga mekanik. (oya/man

Related Posts

Tinggalkan Balasan