Mobil, Motor, Tips

Panas Melanda, Hindari Parkir di Tempat Terbuka

parkir tempat terbuka

Cuaca panas yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia belakangan ini mesti diwaspadai. Salah satunya dengan menghindari parkir di tempat terbuka.

Sebab, motor dan mobil yang kerap terpapar sinar matahari langsung dalam jangka panjang bakal memperlihatkan dampak negatif. Apa saja?

Baca juga

Cat dan Komponen Karet Rusak

Warna cat kendaraan yang sering terpapar sinar matahari langsung lama kelamaan bisa kusam dan pudar.

Lalu, jika kendaraan itu terkena hujan atau air tapi gak langsung dikeringkan kemudian terpapar panas lagi, maka sisa air hujan yang mengandung mineral dan asam bisa menimbulkan waterspot atau jamur di permukaan cat.

Akibat lainnya, warna trim plastik hitam ikut memudar dan komponen kendaraan yang terbuat dari karet juga jadi cepat getas.

Dasbor Retak

Jangankan dasbor motor yang memang terbuka, mobil pun bisa mengalami dasbor retak andai keseringan parkir di tempat terbuka.

Terlebih dasbor mobil-mobil Eropa atau CBU yang biasanya terbuat dari material soft touch dan gak dirancang tahan banting untuk iklim tropis.

“Biasanya bagian dasbor akan lebih cepat mengalami pudar atau retak di beberapa bagian karena panas matahari dibanding bagian lainnya,” kata Stefanus Yoga dari Detailworks MotoSpa di Bintaro Jakarta Selatan.

Tips Parkir di Tempat Terbuka

Untuk menghindari paparan sinar matahari secara langsung, Rangga Nuansa, pemilik bengkel di Serang Banten, menyarankan memarkir kendaraan di tempat teduh yang tidak terpapar langsung matahari.

Meski begitu, sambung Raymundus Arief, Marketing Manager Scuto Indonesia, sebisa mungkin jangan memarkir di bawah pohon agar gak kejatuhan getah atau serangga kecil.

“Getah merupakan musuh besar bagi cat kendaraan. Posisikan kendaraan di tempat yang teduh oleh bangunan,” anjur Ray.

Hindari pula memarkir kendaraan terutama mobil di atas permukaan miring dalam waktu lama. Ini bisa membuat umur kaki-kaki jadi lebih pendek akibat pembagian bobot yang tidak merata.

Baca juga

Jika parkir di rumah tanpa garasi, maka bisa diberikan atap kanopi. Jangan lupa gunakan cover khusus mobil atau motor agar terlindung juga dari terpaan debu. 

Khusus untuk mobil yang sering parkir di area terbuka, baiknya menggunakan kaca film yang bagus. Terutama untuk bagian windshield atau kaca depan.

Pastikan juga wiper berdiri tegak agar karetnya gak cepat mengeras saat menempel ke kaca mobil yang panas.  Lalu, buka sedikit kaca agar sirkulasi udara bisa masuk sehingga dalam kabin tidak menjadi pengap serta panas.

Untuk perlindungn maksimal, Angga menyarankan memoles kendaraan dengan pelindung cat atau wax secara rutin setidaknya seminggu sekali guna melindungi dari sinar ultraviolet. (oya/man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan