Mobil, Motor, News

Anies Bakal Gratiskan BBn Kendaraan Listrik

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bakal membebaskan kendaraan listrik murni dari tarif Bea Balik Nama (BBn). Pembebasan atau berarti pengenaan BBN sebesar nol persen itu dikatakan akan diatur dalam sebuah regulasi.

“Langkah kami kan membebaskan pajak balik nama untuk kendaraan bermotor berbasis listrik baik roda dua maupun empat,” kata Anies, Minggu (27/10/2019).

Saat ini tarif BBN kendaraan bermotor di Jakarta memang naik menjadi 12,5 persen dari sebelumnya 10 persen.

Kenaikan itu disepakati dalam Sidang Paripurna Laporan Hasil Pembahasan Badan Anggaran DPRD DKI terhadap Rancangan Peraturan Daerah Perubahan APBD 2019 pada Agustus lalu.

Anies berharap, tarif BBN mobil dan motor listrik menjadi nol persen diharapkan menumbuhkan populasi kendaraan listrik di Jakarta. Hal itu berbanding lurus dengan keinginan Pemprov untuk membuat udara Jakarta semakin bersih.

Baca juga

Tapi kapan?

Meski penyataan Anies tersebut bisa menjadi angina segar bagi para pelaku kendaraan listrik di Indonesia, khususnya di Jakarta, namun Anies belum memastikan kapan hal itu bisa diwujudkan secara penuh.

‘’Kami berharap agar kendaraan listrik tidak lagi dimasukkan sebagai kategori barang mewah. Sehingga dia tidak terkena pajak yang begitu besar,’’ harapnya.

Regulasi Kendaraan Listrik

Secara umum, pemerintah sedang berusaha mempercepat program kendaraan berbasis listrik melalui sejumlah regulasi.

Regulasi yang pertama adalah Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan yang sudah ditandatangani sejak 12 Agustus 2019.

Pemerintah juga sudah menerbitkan aturan harmonisasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) untuk semua jenis kendaraan di dalam negeri melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2019.

PP itu berisi tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai PPnBM.

Baca juga

PP 73/2019 menyatakan bahwa jenis kendaraan hybrid, plug-in hybrid, murni listrik, dan fuel cell akan lebih mrah pajaknya ketimbang mobil jenis pembakaran dalam konvensional.

Saat ini mobil listrik yang berada di Jakarta sudah mendapatkan keistimewaan dari Anies, yakni kebal aturan ganjil-genap. Selain itu Anies juga pernah menyebut mobil listrik bakal mendapat tarif parkir lebih murah, meski belum direalisasikan. (man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan