Mobil, News, Tips

Pembatas Jalan Bergerak Sendiri, Bukan Hal Mistis

Di medsos heboh video situasi ganjil di Tol Pandaan-Malang Km 62/b arah Surabaya yang terekam CCTV. Dua buah water barrier (pembatas jalan) tampak bergerak sendiri dari pinggir ke lajur tengah.

Banyak warganet yang mengaitkannya dengan peristiwa mistis, meski sebenarnya ada penjelasan ilmiah soal ini.

Menurut founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, pembatas jalan yang bergerak sendiri bukanlah peristiwa metafisika atau mistis.

Justru, pergerakan pembatas itu adalah hal yang wajar lantaran banyak faktor.

Baca juga

Penyebab Pergerakan

Pertama, kata Jusri, paling mungkin kumpulan pembatas jalan berwarna oranye itu bisa bergerak ke tengah jalan karena dalamannya kosong alias gak terisi air.

“Faktor lain dari lingkungan, ada dua celah di situ. Dan faktor cuaca saat sekarang yang angin sedang begitu kencang,” tambahnya.

water barrier bergerak
unggahan layar viral water barrier bergerak sendiri

Manager Humas PT Jasa Marga Tol Pandaan-Malang, Agus Tri Antyo, membenarkan hal tersebut. Kata dia, water barrier yang gak pernah bergerak pun bisa bergeser sendiri jika tertiup angin kencang.

“Di antara KM 62-67 adalah bukit. Bukit digali sehingga seperti lorong, sedangkan di sisi selatan lembah terbuka. Sehingga angin dari lembah yang lumayan kuat bisa menggeser water barrier yang tak terisi air,” jelas Agus.

Jangankan pembatas jalan, Agus mengakui mobilnya saja bisa bergoyang diterpa angin ketika melintasi lokasi itu.

“Selama ini nggak sampai bergerak. Sekarang lagi musim angin. Mobil saya Ertiga kalau lewat situ agak bergoyang. Apalagi Terios punya kantor yang sering saya pakai,” terangnya.

Terlebih lagi, setelah dilakukan pengecekan, Agus mengonfirmasi, Rabu (30/10/2019) bahwa air di dalam water barrier ternyata kosong karena kebocoran.

“Sehingga saat terjadi hembusan angin yang cukup, terdorong ke arah tengah,” tandasnya.

Penggantian dan Potensi Bahaya

Saat ini pihak Jasa Marga memastikan telah mengganti barrier bocor dengan yang baru, sekaligus melakukan pengecekan keterisian air di dalam seluruh water barrier sepanjang jalan tol.

Meski begitu, Jusri mengimbau pengelola agar kejadian ini tidak terulang dan menimbulkan bahaya. Misalnya, selain rutin memastikan terisi air, barrier juga perlu diikat biar gak bergerak ke mana-mana.

“Karena jika ada orang panik atau kaget (karena water barrier itu) mobil dia bisa terbalik atau terguling saat menabrak water barrier dalam kecepatan tinggi. Karena water barrier ini materialnya cukup keras juga,” lanjutnya.

Baca juga

Antisipasi Celaka

Nah, jika Kawan Parjo menjumpai pembatas jalan yang bergerak sendiri dari kejauhan, tetaplah berpikir positif dan jangan langsung dikaitkan dengan mistis.

“Ambil tindakan menghindar dengan tidak bergerak mendadak, dan cek spion apakah ada kendaraan lain melintas, kurangi kecepatan secara bertahap,” kata instruktur Rifat Drive Labs, Andry Berlianto.

Intinya, tetap tenang dan kendalikan panik, jangan mengerem tiba-tiba atau membanting setir dengan keras.Terlebih saat melaju kecepatan tinggi.

Lalu jika sudah memungkinkan, hubungi pengelola tol soal pembatas jalan yang bergerak tadi. (oya/man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan