Motor, Tips

Penyebab dan Cara Mengatasi Rantai Motor Berisik

oli motor berisik

Rantai motor yang mengeluarkan suara pasti mengganggu kenyamanan berkendara. Apalagi memasuki musim hujan, suara berisik bakal makin kentara. Apa penyebab dan bagaimana mengatasinya?

Baca juga

Sejatinya, rantai berisik adalah pertanda awal bahwa rantai atau gear motor perlu mendapat perawatan khusus.

Bagaimanapun, letak rantai dan gear berdekatan dengan sumber panas (bak transmisi). Sementara keduanya sama-sama terbuat dari bahan logam yang sifatnya mudah memuai saat terkena panas.

Alhasil, perawatan yang kurang apik pasti membuat tumbukan dua logam ini menghasilkan suara yang makin kencang ketika motor dipacu.

Jika didiamkan, risikonya bukan hanya menggangu pendengaran, tapi bisa sampai merusak komponen motor dan membahayakan penumpang.

Rantai Kotor, Kering, atau Kaku

Penyebab paling umum rantai motor berisik adalah kotor, kering, atau kaku.

Ini terjadi karena rantai sering terpapar air semisal melintasi genangan, atau terkena hembusan angin kencang saat melaju sehingga debu lengket.

Cara mengatasi: Cukup bersihkan rantai menggunakan pelumas khusus rantai atau chainlube.

Hindari penggunaan oli bekas atau gemuk, pun oli mesin karena dapat mengundang kotoran semakin menempel di rantai.

Lakukan pelumasan rutin setidaknya seminggu sekali jika motor dipakai tiap hari, terutama di musim hujan .

Rantai Kendur

Jika rantai masih berisik setelah dilumasi, itu tandanya perlu dilakukan penyetelan kembali karena kendur. Rantai bisa kendur karena proses pemuaian akibat panas tadi.

Cara mengatasi: mengingat tiap motor pasti memiliki poros roda yang bisa digeser ke depan dan ke belakang, Kawan Parjo hanya perlu menyetel poros roda belakang lebih ke depan.   

Sebab, jika poros roda digeser lebih ke belakang, jarak gear roda dan gear transmisi bakal menjauh. Ini justru membuat rantai lebih tegang.

Rantai Berkarat

Karat cuma bisa terjadi pada logam dalam keadan statis. Terutama yang kerap terpapar kotoran padat.

Namun, bukan berarti  rantai motor yang selalu bergerak berputar-putar bakal lebih aman dari karat.

Cara mengatasi: Meskipun agak sulit, karat bisa dihilangkan dengan cairan khusus yang dijual di pasaran atau bisa juga pakai solar.

Pembersihan karat juga perlu disesuaikan dengan ketebalannya. Jika karat rantai cukup tebal, maka pembersihannya perlu melepas rantai dan direndam dalam cairan berisi solar sambil disikat pakai sikat kawat.

Baca juga

Gear Roda Tidak Lurus

Posisi gear yang gak lurus atau bahkan oleng bisa membuat mata gigi pada gear yang mestinya masuk di tengah roller rantai, justru menyentuh bagian samping rantai sehingga muncul bunyi berisik.

Penyebabnya, posisi baut poros roda kiri dan kanan (roda belakang) gak lurus. Ini biasanya kelihatan jelas saat motor berputar.

Cara mengatasi: Jika setelah meluruskan poros roda belakang tapi motor masih berisik, maka gear roda positif oleng dan solusinya harus segera diganti. (oya/man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan