Mobil, Motor, News

Usai Smart SIM, Korlantas Polri Siapkan STNK Elektronik

STNK elektronik

Usai meluncurkan Smart SIM, Korlantas Polri kembali berinovasi dengan menyiapkan STNK model baru. Meski belum bisa dipastikan kapan meluncurnya, Polri membenarkan sedang membahas serius STNK elektronik atau e-STNK.

“Benar, akan ada STNK model baru. Saat ini masih dalam tahap Focus Group Discussion dengan pihak-pihak terkait,” ujar Direktur Registrasi Identifikasi (Regident) Korlantas Polri, Brigjen Pol Halim Pagarra (1/11/2019).

Baca juga

Dari Surat Jadi Kartu

Secara tampilan, bentuk e-STNK dipastikan akan berubah total dari surat menjadi kartu, meski desainnya masih belum pasti tergantung hasil kajian.

Sebagai gambaran, saat ini STNK terdiri dari dua surat, yaitu Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor dan Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran. Keduanya dimasukkan ke dalam kantung plastik.

Nantinya, surat-surat STNK itu bakal digantikan dengan sebuah kartu yang ditanami chip.

stnk elektronik
STNK yang berlaku saat ini

Alasan Perubahan

Perubahan e-STNK dari surat menjadi kartu ini penting.

Selain mudah disimpan, STNK berupa kartu lebih menjamin ketahanan terhadap lipatan dan cuaca, gak mudah dipalsukan, dan sebagai bentuk modernisasi pencatatan serta penyimpanan data.

Menurut Halim, perubahan model STNK sudah disesuaikan dengan visi Polri untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus memanfaatkan kemajuan teknologi informasi.

Fungsi dan Keunggulan

Sama halnya Smart SIM, chip dalam e-STNK akan ditanam di pojok kiri bawah.

Fungsi dan keunggulannya selain memuat identitas pribadi pemilik kendaraan, juga bisa dipakai untuk berbagai pembayaran elektronik seperti e-parking, e-pajak, dan e-tol. Termasuk transaksi pembayaran denda tilang.

Selain itu, e-STNK juga lebih memudahkan kerja petugas karena bisa digunakan mengakses data-data kendaraan dan pemilik secara elektronik, mencatat pelanggaran pengemudi, hingga mengestimasi besaran pajak kendaraan.

Baca juga

Pola Kerja Berubah

Karena tampilan STNK bakal jadi lebih efektif dan efisien, maka pola kerja petugas di lapangan pun rencananya akan ikut berubah. Tentunya lewat bantuan teknologi.

Sebagai contoh, selama ini untuk memeriksa pembayaran pajak kendaraan petugas hanya perlu mengamati tanda bukti pelunasan kewajiban pembayaran yang telah disertakan.

Nah, dalam bentuk baru nanti, petugas akan dilengkapi dengan alat seperti card reader. Fungsinya mengecek masa berlaku STNK hingga pembayaran pajak kendaraan. (oya/man)

Related Posts

Tinggalkan Balasan