Komunitas, Kustom, Motor, Tips

Bagaimana Cara Mengurus STNK Motor Kustom?

Seperti Kawan Parjo ketahui, belakangan industri motor kustom mulai bergerak tak terbendung. Pergerakan untk menciptakan model-model baru motor bergaya kustom pun mulai bergerilya dimana-mana.

Lalu, bagaimana sebenarnya status motor kustom tersebut? apakah boleh dikendarai di jalan raya laiknya motor biasa, atau bagaimana proses kepengurusan surat-suratnya agar nantinya tak kena tilang polisi?

Berikut paparannya kawan.

Baca juga

Syarat dan Ketentuan

Menurut Kompol Bayu Pratama Gubunagi, Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, untuk motor kustom atau modifikasi yang bisa digunakan di jalan raya, ada aturan yang harus diperhatikan.

Pertama apakah kustimisasi motor tersebut mengubah dimensi kapasitas mesin atau hanya mengubah bodi saja.

Nah, misal hanya melakukan ubahan bodi, warna, atau bentuk yang masih ideal dengan dimensi awal motor sebekun dimodifikasi, masih bisa diperbolehkan di jalan umum.

Tapi dengan syarat, harus ada surat keterangan resmi dari bengkel modifikasi yang perusahaannya terdaftar secara resmi.

Kemudian yang kedua, pemilik motor melakukan kepengurusan surat kendaraan STNK, yang oleh pihak kepolisian nanti akan dimasukkan dalam kategori Rubentina (rubah bentuk ganti warna).

Baca juga

Uji Kelayakan

Tapi jika sektor modifikasi itu telah menyentuh bagian modifikasi mesin, yakni dengan mengubah kapasitas mesin, jumlah silinder, dst, maka harus mendapatkan izin dari kementerian pehubungan dengan cara melakukan uji kelayakan kendaraan.

Setelah mendapatkan keterangan uji kelayakan, dan dinyatakan lulus uji, pemilik motor bisa datang ke Samsat untuk melakukan registrasi dan identifikasi ulang kendaraan untuk kemudian dibuatkan BPKB dan STNK yang sesuai dengan spesifikasi motor. (man)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *