Mobil, Tips

Ini Pentingnya Melakukan Rotasi Ban Mobil

Kawan Parjo yang memiliki mobil, tentunya sering mengalami beberapa kejanggalan ketika menyetir.

Salah satunya mobil yang terasa meliuk-liuk, meski ketika diperiksa, tak ada ban yang kempes dan suspensi bekerje secara normal.

Pendek kata, mobil terkesan liar dikemudikan.

Baca juga

Ban Tak Selaras

Jangan risau kawan, karena hal itu normal dan tentu dialami oleh semua pengendara mobil. Sebab dari terjadinya gejala itu merupakan dampak dari ketidakselarasan antar-ban, baik ban depan maupun belakang.

Nah, artinya, Kawan Parjo penting untuk menjaga keselarasan ban mobil agar gejala tersebut tak berlarut.

Tentunya perubahan keselaran ban mobil terjadi akibat mobil melewati beragam kontur jalan, baik di lintasan aspal maupun non-aspal.

Roda akan mendapat efek saat ban mobil menghajar jalan berlubang atau jalan yang rusak.

Dapat Merusak Titik Tumpu Ban

Selain berpengaruh pada pengendalian mobil, berubahnya keselarasan ban mobil juga bisa menyebabkan ban cepat rusak.

Sebab kemiringan setelan ban akan berubah, titik tumpuan mobil menahan beban pun berganti.

Efek lainnya, ban mobil akan tergerus secara tak merata karena perubahan tersebut. karenanya diperlukan penyetelan ulang, atau silang ban (rotasi ban) dengan melakukan setelan sudut camber, caster, dan toe.

Baca juga

Penyetelan Tiap 10.000 Km

Secara umum, tak ada yang dapat mematok atau memprediksi untuk melakukan penyetelan ulang ini. Selama kemudi mobil masih baik-baik saja tentunya.

Meski begitu, pabrikan kendaraan umumnya menyarankan rotasi ban mobil tiap 10.000 km, sambil melakukan pengecekan keausan/pengikisan kembang ban.

Untuk layanan ini, umumnya bengkel memberlakukan tarif Rp150 ribu untuk 4 ban sekaligus. (man)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *