Motor, News

Pekan Depan, Otoped Listrik Dilarang Beredar di Jalan Raya

Buat Kawan Parjo yang saat ini keranjingan otoped listrik, ada kabar yang boleh jadi kurang baik.

Kabar tersebut adalah Pemprov DKI Jakarta untuk sementara melarang otoped listrik digunakan di jalan raya. larangan itu berlaku efektif, Senin (25/11/2019).

Jika melanggar, maka pengendara otoped listrik akan diberikan sanksi dari petugas kepolisian.

Baca juga

Hanya di Area Khusus

Hal itu dibenarkan Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo. Ia mengatakan bahwa operator yang menyediakan layanan otoped listrik wajib beroperasi hanya di kawasan tertentu.

Selain itu operator diwajibkan juga sudah mendapatkan izin pengelola kawasan tersebut. Di luar itu, dilarang.

Salah satu kawasannya, para pengguna otoped listrik hanya diperbolehkan beredar di kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

Sementara Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombespol Yusuf, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan tindakan tegas bagi para pengguna otoped listrik yang berjalan di jalan raya.

Tindakan pertamanya ditegur, kemudian peringatan keras, dan yang terakhir dilakukan tindakan langsung (tilang).

Pihaknya akan memberikan surat tilang dan menyita unit otoped listrik bagi pengendara yang melanggar. Nantinya sanksi denda juga akan diatur dalam UU LLAJ.

Baca juga

Regulasi Dipertanyakan

Belakangan, penggunaan otoped listrik dari operator GrabWheels baru saja memakan korban tewas.

Sebanyak dua orang pengguna GrabWheels tewas di kawasan Senayan, Jakarta Pusat karena tertabrak mobil di jalan raya.

Meski pelaku penabrakan telah ditetapkan sebagai tersangka, namun banyak pihak yang mulai mempertanyakan regulasi penggunan moda komuter itu. (man)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *