Motor, Tips

Kenapa Menikung Ke Kanan Lebih Sulit Ketimbang Ke Kiri?

Kawan Parjo, salah satu teknik yang harus dikuasai saat mengendarai motor adalah ketika melibas tikungan.

Namun nyatanya, banyak bikers yang merasa lebih pede melakukan tikungan ke kiri ketimbang ke kanan. Kenapa ya?

Baca juga

Posisi Tangan dan Gas

Menurut Agus Sani, Head Safety Riding Promotion Wahana, main diler motor Honda Jakarta-Tangerang, mengatakan bahwa ada beberapa alasan mengapa hal itu bisa terjadi.

Ia mengatakan bahwa ketika melakukan tikungan ke kiri, tangan kanan yang memegang kendali gas motor berada pada posisi yang lebih bebas.

Berbanding terbalik ketika menikung ke kanan, tangan kanan harus menjaga posisi setang tetap stabil sambil menjaga putaran gas.

Posisi Kaki dan Rem

Selain itu pada motor non-matik, posisi untuk melakukan braking atau rem, lebih leluasa ketika melakukan tikungan ke kanan, karena posisi kaki kanan berada pada sisi luar.

Sementara ketika menikung ke kiri, posisi kaki kanan berada pada sudut terbawah. ketika melakukan tekanan berpotensi untuk menyentuh aspal.

Meski begitu, Agus mengatakan bahwa selama postur tubuh dan posisi berkendara benar, sebenarnya tak ada masalah ketika melakukan tikungan ke kanan dan ke kiri, tentunya dengan menjaga keseimbangan kecepatan dan bukaan gas.

Tips yang ia berikan adalah ketika hendak menikung, sebaiknya turunkan kecepatan dan pandangan tertuju pada titik menikung sambil membuka gas secara perlahan.

5 Hal Penting

Sementara Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, mengatakan bahwa ada 5 kunci penting saat bikers hendak melibas tikungan.

Yakni titik pengereman (braking point), menjaga garis tikungan (lane Exercises), ritme bukaan gas (throttling rhythm), posisi duduk (sitting posture), dan pandangan fokus (eyes focus).

Baca juga

Jusri mengatakan, seorang pengendara bisa jadi kesulitan saat menikung karena tidak konsisten dalam penerapan elemen di atas, terutama pada elemen nomor lima yaitu fokus mata atau pandangan.

“Saat berbelok pandangan mata harusnya sejajar dengan tubuh, sehingga pandangan lebih luas, fokus pada titiknya, dan motor pun akan mengikuti pandangan mata kita,” tegasnya. (man)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *