Motor, News

Kenapa Motor Masih Jadi Kendaraan Komuter Favorit?

Menjawab judul di atas, tetunya mudah Kawan Parjo, yakni karena motor merupakan salah satu moda transportasi yang praktis, mudah, dan murah perawatannya.

Hal ini tentunya menjadi sinyal bahwa pertumbukan pengguna motor akan terus naik di masa yang akan datang.

Baca juga

Favorit di Negara Berkembang

Motor juga menjadi moda transportasi yang cukup favorit di negara-negara berkembang yang berpenduduk padat.

Lima pasar terbesar sepeda motor dunia yang ditempati negara-negara padat penduduk, yakni India, China, Indonesia, Vietnam, dan Pakistan.

Sementara menurut Data Suvei Sosial Ekonomi Nasional Badan Pusat Statistik (BPS) 2018 seperti diolah oleh Lokadata.id, menunjukkan bahwa 2 dari setiap 3 rumah tangga di Indonesia memiliki motor.

Kabupaten Gianyar, Bali, tercatat sebagai kabupaten terpadat. data itu mencatat bahwa disetiap 100 rumah, 94 di antaranya punya motor.

Kemudian di urutan kedua ada Dharmasraya, Sumatera Barat. sekira 93 persen keluarga di kawasan itu memiliki motor.

Moda Antar-daerah

Motor juga menjadi salah satu kendaraan favorit bagi orang untuk bertransportasi antar-daerah.

Sebagai contoh, hampir tiap harinya 3,2 juta orang di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) mondar-mandir dari rumah menuju tempat kegiatan dan sebaliknya.

Hasil Survei Komuter Jabodetabek 2019 menunjukkan, lebih dari 2 juta komuter memilih menggunakan kendaraan pribadi. Terutama motor.

Komuter terbanyak berasal dari Kabupaten Bogor (408.874 orang), disusul Depok (395.093 orang), Kota Bekasi (373.125 orang), Jakarta Timur (341.591orang), dan Jakarta Barat (283.069 orang).

Mereka memilih menggunakan motor pribadi karena waktu tempuh dengan kendaraan umum lama, juga tidak praktis.

Baca juga

Dampak Sosial

Padatnya kepemilikan motor boleh jadi mengirimkan sinyal bahwa siapapun saat ini bisa mengendarai motor.

Meski begitu masih banyak yang tak mengaidahkan aturan mengendarai motor. Misal tak menggunakan helm dan melawan arus lalu lintas.

BPS mencatat, di seluruh dunia, tiap tahun ada 300.000 orang yang meninggal akibat kecelakaan bermotor. Sementara di kawasan Asia, lebih dari separuh kematian di jalan raya diderita oleh pengendara motor. (man)

Related Posts

Leave a Reply