Mobil, News, Tips

Spesialis Service ECU

Bencana banjir di awal tahun 2020 masih menyisakan banyak kerugian bagi para pemilik kendaraan bermotor, utamanya pemilik mobil. Karena tidak ada mobil yang akrab dengan air, kalau sampai mobil Anda terendam banjir yang cukup tinggi airnya, siap-siap saja ECU mobil Anda pasti rusak!
Apesnya lagi, harga ECU baru dari mobil-mobil ini memang mahal. Wajar, karena ECU adalah ‘otak’ dari mobil-mobil yang bermesin injeksi. Mau tahu harganya? ECU-nya Toyota Avanza saja bisa mencapai Rp 3 jutaan lebih harga barunya. Lumayan kan? Tapi gak usah khawatir, Anda bawa saja ECU mobil Anda ke Hendry Basuki yang sehari-harinya memang berkutat dengan urusan ECU mobil di workshopnya yang bernama HB Car di kawasan Villa Melati Mas, BSD.


Biaya perbaikan ECU disini terbilang cukup terjangkau, “Saya mematok biaya sekitar Rp 750 ribu sampai Rp 3 juta untuk mobil Jepang dan Eropa,”ujar Hendry lagi. Setelah dicek apa yang rusak, biasanya lama pengerjaan sekitar 1 jam. “Bisa ditunggu kalau mau,” tambahnya. Kalau mau ganti ECU baru, Henry juga menjual untuk beberapa tipe mobil. Untuk lebih jelasnya, langsung aja ke HB Car, komplek Villa Melati Mas blok O1 no. 21A, BSD, Tangerang. Telp. 021-5388599, 0812-8070070

Ini Sebabnya Kenapa ECU Rusak Kalau Mobil Terendam Banjir

Banyak yang menanyakan kenapa ECU mobil pasti rusak jika mobil terendam banjir. Nah, Henry dari HB Car akan mencoba menjelaskan secara singkat mengapa hal ini bisa terjadi.
Jika aki terpasang memang bisa menyebabkan ECU rusak pada saat mobil terendam banjir? “Sebenarnya tidak langsung rusak ECU-nya, butuh waktu sekitar 30 menit sampai 60 menit sampai akhirnya ECU itu rusak total. Air sebagai penghantar arus plus dan minus yang menggerogoti IC di ECU, dan akhirnya ECU rusak total,” jelas Henry.
Kalau mau diperbaiki pun kemungkinannya kecil, hanya sekitar 30% saja. Jadi belum tentu karena saat banjir surut mesin di kontak ECU jadi rusak, “Pada saat terendam banjir ECU itu sudah rusak…kecuali sebelum terendam banjir aki sempat dicabut kemungkinan ECU rusak sekitar 10% dan masih bisa diperbaiki,” tukasnya.
Nah, sudah mengerti ya!

(SS)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *