Kustom, Liputan Khusus, Mobil, Modifikasi

VW Beetle 1200 1963 – VW Kodok Ini Langka Karena Atapnya

Mobil rakyat yang satu ini memang tidak pernah tidak mengundang decak kagum para penggemarnya. Yes, VW Beetle atau yang lebih dikenal sebagai VW Kodok di Indonesia memang tak lekang oleh zaman.

Ngomong-ngomong soal ‘si kodok’, salah satu penggemar setianya adalah Agus Ari Seno. Ia punya salah satu VW Kodok langka yang konon hanya ada 2 di Indonesia.

“VW Kodok ini sudah ada ragtop yang full sampai ke area yang biasanya adalah kaca belakang,” ujar Agus. Lho, full sampai ke belakang? “Ya, umumnya kan hanya di area atap saja, nah ini full sampai ke belakang dan elektrik pula!” seru Agus.

Hebatnya lagi, proses mendapatkan mobil ini sebenarnya diluar dugaan Agus, “Sekitar tahun 2008 lalu tiba-tiba saja ada yang datang ke kantor menawarkan VW ini,” ujar Agus. VW Kodok ini berada diatas truk towing dalam kondisi setengah dibangun, “Jujur saja saya penasaran dengan atapnya, kok aneh ya sepertinya,” pikirnya saat itu.

Akhirnya ia pun mendekati VW ini dan melihat kondisinya secara keseluruhan, “Ya sudah, jadilah mobil ini saya bayar gara-gara lihat ragtopnya yang full ini, sayangnya waktu dicoba elektriknya mati!” keluhnya.

Setelah dibayar, mobil langsung ditinggal untuk dikerjakan di bengkel milik Agus. “Kondisi awalnya tidak terlalu parah, tapi harus cat ulang pastinya karena cat awalnya warna pink…hahaha,” gelak pria paruh baya ini. Akhirnya setelah dikerok, cat silver pun dilabur ulang ke seluruh permukaan bodi agar kontras dengan bahan soft top ragtopnya yang berwarna hitam.

Nah, soal kanvas ragtopnya, “Bahan canvasnya masih bagus, tapi ada yang harus di repair sedikit karena bahannya agak menciut di bagian bawah” jelas Agus. Akhirnya mobil ini pun dibawa Agus ke Yaya Canvas di Bandung untuk memperbaiki soft topnya sekaligus memperbaiki dynamo elektriknya, “Sekarang sudah bagus soft topnya dan lancar elektriknya, mantap!” seru Agus lagi. O ya, lapisan vinylnya yang ada dibawah soft top juga diganti agar terlihat baru lagi.

Sembari menunggu ragtop ini diperbaiki, akhirnya Agus mendapatkan sedikit informasi mengenai soft top unik ini. “Sepertinya ini ragtop buatan Karmann, karena Karmann membuat beberapa model sunroof dan ragtop yang modelnya unik-unik,” tukas Agus. Tidak heran kalau dilihat pemasangannya rapi banget seperti bawaan pabrik!

Kepalang tanggung interior juga dibenahi oleh Agus, seluruh lapisan jok dilapis ulang dengan bahan vinyl berwarna hitam merek Sakura. Di pinggiran joknya diberi aksen warna merah dengan bahan sama supaya kelihatan lebih keren, sekalian doortrim juga dilapis ulang dengan bahan dan motif yang sama seperti jok. Lalu setir juga diganti dengan model wood panel palang tiga yang lebih sporty.

Tak lupa semua pernik interior seperti radio asli berikut tombol-tombolnya dikebalikan seperti aslinya, bahkan sampai ke karet pedal gas, rem, dan kopling saja pakai yang orisinal VW yang didapat dari hasil hunting diberbagai tempat. “Cuma karpet dasarnya saja yang dibuat custom supaya senada dengan warna joknya,” ucap Agus lagi.

Terakhir velg juga diganti dengan velg Empi Sprintstar baut 5 jauh diameter 15 inci dengan lebar 5,5 inci dengan balutan ban Hankook Optimo K715. Melihat kondisi sekarang, nasib VW Kodok ini sekarang berbeda jauh dibandingkan dengan kondisi awalnya dulu. Banyak yang nawar pasti deh!

(SS)

Related Posts

Leave a Reply